Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Juni 2017 | 04.22 WIB

Mengunjungi Automotive Tools and Equipment Autopromotec 2017

MERIAH: Pengunjung memadati pameran automotive tools and equipment Autopromotec 2017 di Bologna, Italia, pekan lalu. - Image

MERIAH: Pengunjung memadati pameran automotive tools and equipment Autopromotec 2017 di Bologna, Italia, pekan lalu.


JawaPos.com - Bicara automotive tools dan workshop equipment (perlengkapan bengkel mobil), tidak mungkin melewatkan produsen Eropa, salah satunya Italia. Banyak sekali produk Italia yang menjadi andalan para pebengkel Indonesia. Pekan lalu Jawa Pos berkesempatan menyaksikan pameran Autopromotec yang dihelat di Bologna, Italia, bersama Italian Trade Agency (ITA) dan beberapa kawan praktisi bengkel otomotif.



---



Pameran di Bologna Fiere itu terdiri atas 14 hall dan 5 outdoor area yang menempati area seluas 16 hektare. Total peserta di event yang digelar tiap dua tahun tersebut 1.651. Total 3 hari mengunjungi pameran yang dibuka mulai pukul 10 pagi hingga 6 sore tersebut serasa kurang karena setiap booth menawarkan dan mendemonstrasikan produk unggulan terbaru masing-masing.



”Autopromotec ini merupakan pemeran tools terbesar ketiga. Yang pertama Automechanika di Frankfurt, Jerman. Lalu, kedua adalah Auto Maintenance & Repair Expo (AMR) di Beijing dan ketiga adalah Autopromotec Italia ini,” tutur Marcellinus Amin, bos PT Aprilindo Sentosa.



Yudhi Budhitresno, bos PT Mega Arvia Utama, importer ban dan velg, menilai segmen Autopromotec memang berbeda dengan Automechanika. Pameran di Jerman itu dinilainya lebih advance serta lebih complicated karena lebih menonjolkan sisi robotik dan mesin otomasi.



Marcellinus maupun Yudhi mengamati, produk tools and equipment Italia saat ini sedang bertarung dalam hal inovasi dan harga dengan sesama produsen di Italia. Mereka juga harus bersaing dengan produsen dari Tiongkok.



Beberapa tahun lalu harga produk tools and equipment keluaran Italia bisa dua hingga tiga kali lipat keluaran Tiongkok. ”Dulu, awalnya, dari sisi kualitas masih beda jauh. Tetapi, Tiongkok sendiri terus belajar dan berkembang sehingga saat ini kualitasnya sudah bisa mengimbangi produk Italia,” tutur Marcellinus.



Memang mayoritas peserta Autopromotec 2017 adalah produsen dari Italia maupun negara Eropa lain, tetapi di setiap hall pasti ada cluster khusus yang memamerkan produk Tiongkok.



Bahkan, di beberapa hall, produsen Tiongkok bersebelahan dengan merek Eropa. Juga, yang membanggakan mereka, booth mereka tidak kalah ramai bila dibandingkan dengan booth merek Eropa. Itu menandakan bahwa barang produksi Tiongkok pun mulai bisa diterima masyarakat Eropa.



”Adanya persaingan sengit antarprodusen tools and equipment Tiongkok-Eropa ini ada bagusnya buat saya. Yaitu, harga produk merek Eropa yang saya pegang untuk distribusi Indonesia ini jadi lebih murah sekitar 20–30 persen. Mereka rela turunkan harga dengan cara potong profit demi mengejar agar harganya tidak terlalu jauh berbeda dengan produk Tiongkok,” jelas Marcel, lalu tertawa.



Apabila dicermati, produsen Tiongkok lebih mengandalkan produk-produk yang berhubungan dengan sisi mekanis seperti alat pneumatic dan hidrolis tanpa menggabungkannya dengan teknologi elektronika.



Berbeda dengan produsen Eropa yang selangkah lebih maju dengan memadukan peralatan mekanis dengan teknologi elektronika maupun software aplikasi. Misalnya alat spooring dan balancing ban yang sudah touchless karena semuanya mengandalkan sensor untuk melihat kondisi kaki-kaki sebuah mobil. Atau mesin cuci mobil otomatis yang menggabungkan mesin dengan software aplikasi di Android sehingga kita bisa mengoperasikan melalui ponsel Android.



Tetapi, bukan berarti Tiongkok tidak belajar. Mereka saat ini ”sedang belajar” dan tidak tertutup kemungkinan di pameran Autopromotec selanjutnya atau pameran tools and equipment lain produsen Tiongkok mengeluarkan produk baru yang menggabungkan sisi mekanis dan elektronis. Kita tunggu saja sampai kapan produsen Eropa dapat bertahan kala Tiongkok terus belajar dan menyerbu. (*/JPG)




Editor: Dwi Shintia
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore