Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 Februari 2026 | 22.14 WIB

Tanpa Disadari, Ini 7 Kebiasaan Sepele yang Bikin Bensin Mobil Kamu Cepat Habis

Foto: Ilustrasi: Bensin mobil berasa lebih boros, mungkin karena faktor ini. (Your Mechanic). - Image

Foto: Ilustrasi: Bensin mobil berasa lebih boros, mungkin karena faktor ini. (Your Mechanic).

JawaPos.com - Merasa bensin mobil kamu cepat sekali habis padahal jarak tempuh terasa biasa saja? Bisa jadi masalahnya bukan pada mesin yang rusak, melainkan kebiasaan harian yang selama ini kamu anggap sepele. Tanpa disadari, cara merawat dan menggunakan mobil sangat berpengaruh terhadap efisiensi bahan bakar.

Mulai dari urusan servis yang ditunda-tunda, kondisi ban yang diabaikan, hingga pemilihan bahan bakar yang kurang tepat, semuanya bisa menjadi biang keladi bensin boros.

Supaya tidak terus-terusan bikin dompet menipis, yuk kupas tuntas 7 kebiasaan yang perlu kamu perhatikan berikut ini seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!

1. Terlambat Ganti Oli, Mesin Jadi Kerja Ekstra

Menunda servis rutin, terutama ganti oli, adalah kesalahan paling umum yang sering dilakukan pengendara. Padahal oli berfungsi sebagai pelumas utama agar komponen mesin bisa bekerja mulus tanpa gesekan berlebih.

Idealnya, oli mesin diganti setiap menempuh jarak sekitar 5.000 kilometer, apalagi jika mobil kamu dipakai setiap hari. Ketika kualitas oli menurun karena terlambat diganti, kinerja mesin ikut melemah. Akibatnya, mesin butuh tenaga lebih besar untuk bekerja dan konsumsi bensin pun jadi jauh lebih boros.

2. Ban Tidak Sesuai Standar, Laju Mobil Jadi Berat

Kamu pernah mengganti ban dengan ukuran lebih besar demi tampilan? Hati-hati, karena modifikasi ban justru bisa jadi sumber boros bensin. Ban yang terlalu besar akan menambah bobot dan gesekan dengan aspal, sehingga mesin harus bekerja lebih keras.

Masalah lain yang sering diabaikan adalah kondisi ban kempes atau sudah gundul. Ban botak meningkatkan gesekan, sedangkan ban kempes membuat tenaga yang dibutuhkan untuk melaju jadi lebih besar. Kedua kondisi ini membuat putaran mesin tidak seimbang dan ujung-ujungnya bensin terkuras lebih cepat.


3. Filter Bensin Kotor, Aliran BBM Jadi Tidak Optimal

Filter bensin punya peran penting dalam menyaring kotoran sebelum bahan bakar masuk ke ruang bakar. Sayangnya, banyak pengendara lupa atau telat membersihkan komponen ini.

Idealnya, filter bensin dibersihkan secara rutin dan diganti setiap 30.000–40.000 kilometer. Jika filter dibiarkan kotor, bensin yang masuk tidak lagi bersih dan pembakaran menjadi tidak efisien. Selain bikin bensin boros, kondisi ini juga berpotensi merusak ruang bakar jika dibiarkan terlalu lama.

4. Filter Udara Jarang Dibersihkan, Mesin Kehabisan Napas

Selain bensin, mesin juga butuh udara bersih agar proses pembakaran berjalan sempurna. Filter udara yang kotor akan menghambat suplai udara ke mesin.

Debu dan kotoran yang menumpuk di filter membuat mesin seperti “sesak napas”. Akibatnya, piston bekerja lebih berat dan kamu harus menginjak pedal gas lebih dalam agar mobil tetap bertenaga. Hasil akhirnya jelas: konsumsi bensin meningkat tanpa kamu sadari.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore