Ilustrasi memilih ban mobil yang sesuai. (Freepik)
JawaPos.com - Banyak pengemudi fokus pada tampilan luar mobil atau performa mesin, tapi lupa satu komponen krusial yang langsung bersentuhan dengan jalan yakni ban. Padahal, ban yang sudah melewati masa pakainya diam-diam menyimpan banyak bahaya, meski secara visual masih terlihat “layak jalan”.
Masalahnya, ban kedaluwarsa sering kali tidak menunjukkan kerusakan mencolok. Namun di balik permukaannya, kualitas karet dan struktur ban sudah menurun drastis. Kalau dibiarkan, risikonya bukan cuma soal kenyamanan, tapi juga keselamatan kamu dan pengguna jalan lain.
Berikut 9 bahaya memakai ban yang sudah kedaluwarsa pada kendaraan seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!
1. Kenyamanan Berkendara Menurun Drastis
Ban yang sudah kedaluwarsa biasanya kehilangan kelenturannya. Karet menjadi lebih keras akibat usia dan paparan panas dari aspal, rem, serta mesin. Kondisi ini membuat bantingan terasa kasar dan suara gesekan ban jadi lebih berisik, sehingga pengalaman berkendara terasa tidak nyaman, apalagi saat melintasi jalan rusak.
2. Daya Cengkeram Ban Jauh Berkurang
Seiring waktu, elastisitas karet ban akan menurun. Akibatnya, kemampuan ban untuk “menggigit” permukaan jalan tidak lagi optimal. Saat kamu mengerem atau berakselerasi, ban tidak bisa mencengkeram aspal dengan baik, sehingga risiko selip meningkat, terutama di kondisi jalan licin.
3. Risiko Ban Meletus Semakin Besar
Ban yang sudah berumur lebih rentan pecah, terlebih jika kamu melaju dengan kecepatan tinggi atau membawa muatan berat. Kompon yang sudah kaku tidak mampu menahan tekanan udara secara stabil. Dalam kondisi ekstrem, ban bisa meletus tiba-tiba tanpa peringatan.
4. Traksi Mobil Menurun
Tapak ban yang aus dan mengeras akan mengurangi traksi secara signifikan. Mobil jadi lebih sulit dikendalikan, terutama saat menikung tajam atau melaju di jalan basah. Situasi ini jelas berbahaya karena dapat menyebabkan mobil kehilangan arah dalam waktu singkat.
5. Indikator Keausan (TWI) Tidak Bekerja Optimal
Ban modern dilengkapi Tread Wear Indicator (TWI) untuk membantu pengemudi mengetahui batas keausan ban. Namun pada ban yang sudah terlalu tua, kembang ban mengeras dan kehilangan fleksibilitas. Akibatnya, indikator ini tidak lagi mudah terbaca dan kondisinya jadi menyesatkan.
6. Konsumsi Bahan Bakar Jadi Lebih Boros

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
