![Busi palsu maupun KW banyak beredar dipasaran, konsumen diharapkan berhati-hati. [Ilustrasi] - Image](https://cdn-assets.jawapos.com/images/1/2024/02/11/Bedah-Busi-1230708293.jpg)
Busi palsu maupun KW banyak beredar dipasaran, konsumen diharapkan berhati-hati. [Ilustrasi]
JawaPos.com - Jangan terjebak harga, busi yang dibeli dengan harga murah tersebut ternyata palsu bahkan menggunakan merek terkenal seperti NGK.
Walaupun tidak mengakibatkan efek secara langsung atau jangka panjang namun akan "menyiksa mesin" kendaraan saat melakukan tugasnya. Bahkan yang fatal mesin akan mengalami kerusakan dan harus dibongkar total.
Diko Oktaviano, Technical Support PT Niterra Mobility Indonesia yang merupakan pemilik merek busi NGK menjelaskan konsumen harus paham dan curiga masalah harga yang murah, dan harus tahu ciri-ciri busi palsu dengan yang asli.
"Beredarnya busi palsu dipasaran sudah sangat memprihatinkan. Konsumen banyak yang tertipu dan tergiur dengan harga murah. Namun durabilitasnya sangat tidak mumpuni. Ini akan berpengaruh pada cara kerja mesin kendaraan," ujarnya.
Pihak NGK mengingatkan para pengguna kendaraan untuk berhati-hati dalam memilih busi dan jangan tergiur dengan harga murah. Alasan ini pula NGK berani mengklaim produknya memiliki kelebihan dibanding kompetitornya.
Dipasaran perbedaaan setiap busi NGK bisa dilihat dari varian atau tipe, serta materialnya mulai dari nikel hingga MotoDX. Walaupun sekilas memiliki bentuk yang sama, akan tetapi secara performa setiap jenis atau merek busi bisa mengantarkan tenaga yang berbeda-beda di setiap kendaraan.
"Saat kami bedah lebih dalam, produk kami punya lebih banyak perbedaan mulai dari kemesan, struktur besi dan proses manufaktur serta komponen dimana semuanya berasal langsung dari Jepang," jelas Diko.
Menurut Diko pada proses manufaktur busi NGK menggunakan serbuk khusus (sealing poweder) yang berfungsi sebagai penguat struktur bentuk busi serta menahan kebocoran gas yang muncul dari ruang bakar. Ini tidak dimiliki produk imitasi
Selain menggunakan serbuk khusus, proses merapatkan metal shell di busi NGK menggunakan proses cold caulking yang disertai dengan insulator yang dibuat di Jepang dengan standar manufaktur yang ketat.
"Bicara harga busi yang kami jual [NGK] sedikit lebih tinggi dibanding kompetitor, ini karena keunggulan busi kami," ujar Diko.
Diko menegaskan busi imitasi, tak sedikit yang mempunyai struktur busi serta proses pembuatan tidak layak. Karena dikerjakan dalam industri rumahan bukan manufaktur yang semestinya. Maka kualitas busi akan mempengaruhi kinerja ruang bakar dan bisa mengakibatkan cepat rusaknya mesin kendaraan.
Cara Membedakan Busi Asli dan Palsu
Secara kasat mata antar busi asli dan palsu bisa dibedakan pada tulisan yang ada pada insulator. Bila hanya tempelan atau mempunyai bentuk tidak rapi, bisa dicurigai bila busi tersebut palsu.
Ciri berikutnya adalah di bagian gasket atau ring yang menempel pada busi, bila komponen tersebut mudah lepas, sangat dimungkinkan busi tersebut palsu, karena yang asli dirancang untuk tidak gampang lepas.
Selain itu juga terlihat dari lot number atau kode produksi yang tertempel pada bagian besi busi. Busi asli terlihat rapih karena menggunakan marking laser.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
