
Ryan Oktariyadie (kanan), Head Sales Adichem. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)
JawaPos.com - Industri aditif bahan bakar tengah mengalami pertumbuhan pesat seiring meningkatnya kebutuhan akan efisiensi energi dan performa mesin yang lebih stabil. Di tengah kualitas bahan bakar yang bervariasi dan tuntutan operasional yang semakin tinggi, aditif menjadi solusi strategis untuk menjaga keandalan mesin, menekan emisi, sekaligus mengefisienkan konsumsi bahan bakar.
Melihat hal ini, salah satu pemain pada industri aditif, Adichem, mengungkapkan posisi perusahaan pada pasar ini. Salah satunya menghadirkan produk aditif yang lebih spesifik.
"Positioning itu kalau saya melihatnya banyak aditif, fungsinya, fiturnya, dosisnya beda-beda, harganya juga beda-beda. Jadi, sebenarnya positioning itu sebetulnya kita lihat kebutuhannya, jadi kalau misalkan dicari fuel cleaning misalnya di marketplace ini aditif untuk fuel cleaning, tapi tidak spesifik," kata Ryan Oktariyadie, Head Sales Adichem di Jakarta, Rabu (10/12).
Sementara itu, dia mengakui bahwa teruntuk ritel Adichem tergolong masih baru, bahkan produk ritel baru diluncurkan pada pertengahan 2025. Jadi, hingga kini perusahaan masih pada tahap penetrasi pasar. Meski begitu, Ryan berkeinginan agar Adichem terus berkembang ke depannya.
"Apalagi tujuan kita adalah mengedukasi pasar bahwa aditif ini sebenarnya bisa membantu area aditif mereka dan jika mereka sudah mengerti bahwa aditif ini sebenarnya ada efek dan bisa menghemat konsumsi mereka, barulah itu kita bisa bisa bahas tentang tadi," ungkap dia.
"Tadi juga sempat dibilang sebetulnya kan pengguna diesel di pasar retail itu tidak banyak ya, apalagi kalau pasar mobil ini sekarang sudah mulai EV ya. Jadi, sebenarnya sih kita disediakan untuk memberikan solusi kepada pengguna-pengguna yang memiliki masalah yang sama, jadi targetnya pasti kita berkomunikasi terus di marketplace dan introduce produk-produk baru," tukasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Adichem meluncurkan Adimax F2, fuel additive generasi baru yang lahir untuk menjawab kebutuhan akan performa mesin diesel yang lebih kuat, efisien, dan andal.
Produk ini merupakan buah dari kerja panjang tim ahli Adichem yang memadukan teknologi rekayasa kimia modern dengan pemahaman mendalam mengenai karakter bahan bakar diesel di Indonesia. Dengan bahan baku premium asal Jerman, yang dikenal sebagai salah satu pusat industri kimia terbaik di dunia, Adimax F2 dikembangkan melalui serangkaian uji kualitas dan keamanan yang ketat sesuai standar internasional.
Adimax F2 dirancang untuk menghadapi berbagai tantangan nyata yang dialami mesin diesel saat ini. Mulai dari kualitas bahan bakar yang bervariasi, pembakaran yang tidak selalu efisien, hingga beban kerja mesin yang semakin kompleks. Additive ini hadir sebagai solusi yang mampu meningkatkan performa sekaligus menjaga keandalan mesin dalam jangka panjang.

Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kelemahan 3 Singa di Estadio Azteca
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Statistik Vikings Siap Hancurkan Samba
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia: Bursa Taruhan Dunia Jagokan Selecao, Opta Beri Peluang Menang 53,6 Persen
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi The Three Lions Demi Lolos Perempat Final!
Prediksi Skor Prancis vs Paraguay: Bursa Taruhan Jagokan Les Bleus, Opta Catat Peluang Menang 79,7 Persen!
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Kanada vs Maroko: Bursa Dunia Sepakat Pilih Atlas Lions, Opta Beri Peluang Menang 51,8 Persen
Prediksi Skor Inggris vs Meksiko: Bursa Taruhan Dunia Tetap Jagokan Three Lions, Rekor Angker Azteca Jadi Ancaman
