Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 7 Juli 2025 | 06.15 WIB

Motor Sulit Menanjak? Ini 4 Cara Mengatasinya agar Tarikan Lebih Bertenaga

ilustrasi ban motor. Kenali penyebab pentil ban bocor. (Freepik/Wirestock) - Image

ilustrasi ban motor. Kenali penyebab pentil ban bocor. (Freepik/Wirestock)

JawaPos.com - Tidak sedikit pengendara motor yang mengalami kesulitan saat melintasi jalan menanjak. Tarikan gas terasa berat, tenaga tidak maksimal, dan laju kendaraan pun tersendat. 

Masalah seperti ini bisa terjadi pada berbagai jenis motor, baik manual maupun matic. Umumnya, penyebabnya berasal dari kondisi mesin, transmisi, hingga faktor eksternal seperti ban dan beban berlebih.

Untuk itu, penting bagi pemilik kendaraan roda dua memahami penyebab dan solusi yang tepat agar motor tetap bertenaga saat melintasi tanjakan. Berikut 5 langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan performa motor ketika menghadapi jalan menanjak seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!

1. Pastikan Performa Mesin dan Sistem Pembakaran Prima

Langkah awal yang bisa dilakukan adalah memastikan seluruh komponen mesin bekerja optimal. Periksa tekanan kompresi menggunakan alat khusus seperti compression tester. Jika hasilnya menunjukkan angka rendah, kemungkinan mesin perlu dilakukan overhaul.

Selain itu, komponen seperti busi dan koil juga harus dicek secara berkala. Jika busi sudah aus, segera diganti. Pastikan juga koil masih mampu menghasilkan percikan api yang kuat, karena ini berpengaruh langsung pada kualitas pembakaran. 

Jangan lupa bersihkan karburator atau injektor serta filter udara agar campuran bahan bakar dan udara tetap ideal. Penggunaan bensin berkualitas juga sangat dianjurkan demi pembakaran yang sempurna, terutama saat tanjakan membutuhkan torsi ekstra.

2. Sesuaikan Perawatan Sistem Transmisi dengan Jenis Motor

Pada motor manual, tenaga bisa tidak tersalurkan dengan baik jika plat kopling sudah aus atau selip. Untuk mengatasinya, gantilah plat kopling yang sudah tidak layak pakai.

Sedangkan untuk motor matic, bagian CVT seperti belt dan roller wajib diperiksa. Komponen yang aus harus segera diganti, dan ruang CVT perlu dijaga kebersihannya agar proses transfer tenaga tetap lancar tanpa hambatan.

3. Ubah Rasio Gear dan Teknik Pemindahan Gigi

Jika motor terasa berat di tanjakan, bisa jadi rasio gear terlalu panjang sehingga torsi menjadi lemah. Solusi praktisnya adalah mengganti gir belakang dengan ukuran yang lebih kecil agar daya dorong meningkat.

Untuk motor manual, teknik mengendarai juga berperan penting. Menurunkan gigi lebih awal sebelum tanjakan akan membantu menjaga putaran mesin tetap tinggi, sehingga tenaga tidak hilang saat diperlukan.

4. Cek Kondisi Ban dan Hindari Beban Berlebih

Faktor lain yang kerap diabaikan adalah kondisi ban. Pastikan tekanan angin sesuai rekomendasi dan motif ban masih dalam kondisi baik. Ban yang sudah botak atau kurang tekanan akan membuat motor kehilangan traksi, terlebih di permukaan jalan menanjak.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore