Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 Februari 2025 | 18.05 WIB

Ketahui Penyebab Rem Mobil Mendadak Keras, Efeknya Fatal Jika Telat Oenangani Kotak Masuk

Ilustrasi: Pedal rem mobil. (CarFromJapan). - Image

Ilustrasi: Pedal rem mobil. (CarFromJapan).

JawaPos.com - Sebagai pemilik mobil, Anda pasti pernah mengalami kondisi pedal rem mobil keras. Kondisi tersebut bisa terjadi tiba-tiba saja, tanpa gejala sebelumnya, menandakan ada masalah di sistem pengereman.

Rem yang mendadak keras ini nggak boleh dianggap sepele. Pedal rem yang keras waktu diinjak bisa berakibat fatal, apalagi jika Anda telat nelakukan penanganan.

Pasti Anda bertanya kira-kira apa yang menyebabkan handel rem terasa keras? Umumnya, pedal rem yang keras diinjak rata-rata dialami oleh pemilik mobil yang usianya sudah bertahun-tahun.

Dilansir dari AssaRent, berikut ini penyebab rem mobil keras secata tiba-tiba.

Kotoran Menyumbat Brake Vacuum Hose
Brake vacuum hose atau selang vakum rem adalah komponen mobil yang berperan dalam menyalurkan udara ke booster rem agar rem bisa bekerja sesuai dengan fungsinya. Kadang kala brake vacuum hose atau selang vakum rem ini menyedot kotoran dari dalam mobil sehingga menyumbat aliran udara yang seharusnya diberikan ke booster rem.

Booster Rem Rusak
Kerusakan pada booster rem umumnya terletak pada karet dan besi yang ada di booster rem itu sendiri. Karet dan besi tersebut akan bergerak ketika pedal rem diinjak.

Nah, kalau komponen ini rusak, terutama bagian karet yang getas, maka elastisitas akan berkurang, sehingga pedal rem akan keras untuk diinjak. Jadi, pastikan Anda mengetahui bagaimana cara mengecek booster rem masih bagus atau tidak secara berkala untuk menghindari risiko mengerasnya pedal rem.

Kerusakan Pada Wheel Cylinder
Wheel cylinder adalah komponen mobil yang terhubung dengan kampas rem. Dorongan hidrolik yang bersumber dari master rem akan diteruskan oleh wheel cylinder dan akan membentuk tenaga mekanik agar kampas rem bisa bergerak.

Dengan adanya wheel cylinder, maka kampas rem bisa menggesek bidang pengereman, sehingga laju mobil pun bisa menjadi lebih lambat atau berhenti.
Nah, kalau wheel cylinder rusak, maka kampas rem bisa jadi tidak bergerak, sehingga pergesekkan antara kampas rem dengan bidang pengereman pun tidak terjadi.

Kampas Rem Habis
Terakhir, pedal rem yang susah diinjak seringkali dikaitkan dengan kampas rem yang habis. Hal ini nyata adanya, karena kampas rem memiliki peranan penting dalam rem mobil. Kampas rem yang habis biasanya ditandai oleh munculnya bau hangus saat rem diinjak.

Untuk mencegah habisnya kampas rem, Anda perlu mengeceknya secara berkala. Biasanya, pabrik mobil merekomendasikan kapan Anda harus melakukan pergantian kampas rem. Umumnya, untuk mobil manual, lakukan kampas rem bisa diganti saat mencapai 60.000 - 70.000 km.

Sementara itu, untuk mobil dengan transmisi otomatis, bisa mengganti kampas rem di km 35.000 - 40.000.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore