Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Juni 2024 | 12.56 WIB

Mau Kampas Ganda Motor Matic Anda Lebih Awet? Gampang, Ikuti Cara Ini

Kampas ganda motor matic. - Image

Kampas ganda motor matic.

 
JawaPos.com - Popularitas motor matic alias skutik masih belum tergantikan. Hal tersebut bisa dibuktikan dengan banyaknya angka penjualan motor matic setiap tahunnya. Namun, jangan salah. Untuk hal perawatan, motor matic memiliki massa yang sama dengan tipe sport dan cub.
 
Kita ambil contoh pada bagian kampas kopling atau kampas ganda. Mengutip laman Astra Honda, walaupun memiliki cara kerja yang berbeda pada masing-masing tipe motor, tentunya memiliki masa pakai yang sama. 
 
Selain itu, masa pakai kampas kopling atau kampas ganda juga tergantung bagaimana pengendara menggunakan sepeda motor matic mereka. Semakin agresif gaya berkendara, semakin cepat juga masa penggantian kampas kopling dan kampas ganda.
 
Sementara itu, mengutip laman Suzuki, ada beberapa cara agar kampas ganda bisa lebih awet. Cara pertama yang bisa Anda coba untuk mencegah kampas cepat habis atau habis sebelah adalah mengistirahatkan motor saat suhu di dalam CVT melebihi suhu mesin (pada suhu tinggi).
 
Suhu di dalam CVT bisa mencapai 200 derajat celcius lebih, kalau dipaksa jalan terus bisa berbahaya. Panas tinggi yang terjadi di dalam CVT dapat menyebabkan kampas meleleh dan timbul bau terbakar pada karet v-belt atau fan belt.
 
Oleh karena itu, istirahatkan motor selama kurang lebih 15 menit saat CVT bersuhu tinggi dan, jangan menyiramnya agar cepat dingin. Tunggulah hingga suhu mulai turun dengan sendirinya.
 
Kedua, agar kampas ganda motor matic bisa lebih awet, usahakan berkendara santun dan tepat. Cepat atau lamanya usia kampas kopling bergantung terhadap cara berkendara pemilik motor tersebut dan juga jenis jalan yang sering dilewati (jalanan datar, menanjak, atau turun). 
 
Berkendara dengan santun dapat mempengaruhi daya tahan kampas ganda. Berkendara dengan santun dapat meringankan kerja kampas kopling, sehingga manfaatnya adalah usia pakai menjadi lebih lama.
 
Sedangkan saat gaya berkendara Anda dengan gaya gas rem, maka kampas kopling cenderung lebih cepat habis (aus). Gaya berkendara Anda menentukan usia kampas kopling. Bukan hanya cara berkendara, rutinitas servis juga bisa jadi penyebab kerusakan kampas ganda.
 
Ketiga, biasakan servis secara rutin. Setiap pengendara dan pemilik motor matic sudah sepatutnya mengerti dan mengetahui fungsi kopling. Supaya rutin untuk melakukan pengecekan berkala, daerah CVT harus dalam kondisi yang bersih, guna menjaga performa motor matic tetap dalam kondisi terbaik.
 
Pengecekan kondisi CVT dapat dilakukan berbarengan saat melakukan servis berkala (ganti oli). Anda bisa menyerahkan ke mekanik bengkel resmi. Proses pemeriksaan CVT biasanya juga bersamaan dengan pembersihan area CVT.
 
Keempat, supaya komponen lainnya juga ikutan awet, usahakan ganti kampas dua kopling sekaligus saat waktunya ganti. Pada umumnya, duo unit kopling yang mulai menipis atau habis ditandai dengan getaran pada daerah CVT. 
 
Jika demikian, Anda dianjurkan untuk membawanya ke bengkel resmi Suzuki. Kemudian, lakukan pemeriksaan di area CVT dengan cara membongkarnya. 
 
Biasanya, dengan total jarak tempuh berkisar 24.000 sampai 35.000 kilometer, sudah terjadi keausan pada kopling motor matic. Lakukan penggantian kopling, mengingat komponen ini sangat penting dalam menunjang performa motor matic Anda.
 
Setelah melakukan pemeriksaan terhadap CVT dan ternyata perlu penggantian kopling. Pilihlah kopling yang tepat, karena jika salah memilih kopling sesuai dengan motor matic Anda, tenaga yang tersalur ke CVT tidak akan mampu bekerja secara optimal.
 
Pilihlah kopling dengan jenis bahan rockwool yang dapat menghasilkan performa yang maksimal. Selain itu, kampas kopling dengan bahan ini lebih tahan terhadap suhu tinggi dan kuat terhadap gesekan. Ketika memilih untuk menggunakan kopling bahan ini, Anda tidak perlu khawatir saat mesin bekerja keras.
 
Terakhir, saat Anda ingin bepergian dengan jalanan yang menanjak, usahakan untuk tidak membawa beban berat. Cara ini bisa mencegah duo unit kopling cepat habis sebelah. Hal ini karena membawa beban berat dengan kondisi jalanan tanjakan bisa berpengaruh, misalnya kampas menjadi aus, dan lainnya.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore