Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 Mei 2024 | 02.20 WIB

Besok Tanggal Merah Dilanjut Cuti Bersama, Cek Lagi Kesiapan Mobil Anda Sebelum Diajak Jalan-jalan Jauh

Ilustrasi: Pemeriksaan mesin mobil sebelum diajak menempuh perjalanan jauh. (RianAlfianto/JawaPos.com). - Image

Ilustrasi: Pemeriksaan mesin mobil sebelum diajak menempuh perjalanan jauh. (RianAlfianto/JawaPos.com).

JawaPos.com - Bulan Mei ini cukup banyak tanggal merah yang berdekatan dengan akhir pekan. Artinya apa? Ya, bisa dipastikan akan banyak masyarakat yang melakukan perjalanan liburan, memanfaatkan hari kejepit diantara libur  Kamis, Sabtu dan Minggu. 
 
Bepergian bersama keluarga, road trip menggunakan mobil pribadi memanglah menyenangkan. Mengunjungi tempat wisata, atau sekadar staycation melepas penat di objek wisata sekitar Jakarta bisa jadi opsi yang menarik dipertimbangkan.
 
Namun sebelum menempuh perjalanan jauh, jalan-jalan menggunakan mobil, ada baiknya dilakukan pemeriksaan dengan saksama. Repot sedikit tak mengapa, asal selamat sampai tujuan dan saat kembali lagi ke rumah.
 
Dirangkum dari berbagai sumber, ada banyak hal yang perlu diperiksa pada mobil sebelum melakukan perjalanan jauh. Namun supaya mudah, JawaPos.com kerucutkan saja jadi lima bagian, yang penting-penting saja, yang berkenaan dengan aspek kenyamanan dan keselamatan.
 
Apa saja? Simak selengkapnya.
 
 
Cek Radiator 
 
Pertama bisa melakukan pengecekan pada radiator sebagai komponen inti manajamen panas pada mobil. Pastikan tidak ada kebocoran sebelum jalan. Bisa sedikit merunduk, periksa apakah ada tetesan air atau coolant atau tidak.
 
Pastikan juga air radiator mobil dalam kondisi penuh dan air reservoir sampai batas level, nggak perlu terlalu penuh. Periksa juga kondisi selang radiator dan selang penghubung ke reservoir. Jika menemui selang yang menggelembung atau retak, segera ganti untuk menghindari selang pecah di tengah jalan. 
 
Pastikan juga sambungan selang ke mesin dan ke radiator cukup kencang dan tidak bocor. Kalau sudah yakin, baru siap dipakai jalan.
 
Oli Mesin 
 
Selanjutnya oli mesin. Pastikan oli mesin memiliki volume yang cukup. Cara mengecek volume oli mesin adalah, dengan memeriksa level pada stik oli. Level oli harus berada di garis antara tanda L dan F, serta seharusnya sedikit di bawah garis level F. 
 
Jika kurang, tambahkan secukupnya. Pastikan batas waktu (kilometer) pemakaian oli Anda masih cukup untuk jarak yang akan ditempuh. Namun jika mobil Anda sehat dan terawat secara periodik di bengkel resmi, mesin yang sehat tidak akan jadi "vampir oli". 
 
Cek Fan Belt dan AC
 
 
Bila kipas diputar oleh belt, maka periksalah kondisi fisik belt. Bila belt dalam kondisi retak, getas, segera diganti. Cek juga ketegangan tension belt, agar putaran kipas dapat optimal. Bila kipas diputar motor listrik, kondisi motor listrik masih baik dan layak. 
 
Untuk tahu apakah pedinginan mesin mobil oleh kipas mesin berjalan normal adalah, perhatikan jarum pointera penunjuk temperature. Jika melebihi garis tengah berarti mesin cukup panas namun masih aman. Tapi kalau lebih dari setengah sebaiknya berhenti dan tunggu sampai mesin mobil dingin lalu periksa kondisi air pendingin dan kipas.
 
Pastikan juga AC dalam keadaan dingin dan tidak berbau. Ini penting, sebab AC menentukan betul kenyamanan Anda sebagai pengemudi dan keluarga sebagai penumpang yang Anda bawa. Kalau masih sempat, dirasa AC tidak dingin, bisa dibawa dulu ke tukang AC terpercaya atau langganan Anda.
 
Cek Aki dan Lampu-lampu 
 
Periksa juga aki, komponen ini sering rusak atau mati tanpa gejala. Jadi sebaiknya, sebelum jalan, pastikan dulu aki ini bisa menyalurkan dan menerima tegangan listrik dari mesin dengan sempurna
 
Periksa baut kutub aki dan bersihkan kutub aki dari kotoran atau kerak yang menempel. Periksa pula level air aki jika mobil Anda menggunakan jenis aki basah. Kalau kurang, tinggal tambahkan dengan air aki murni. Tapi ingat, hindari mengisi air aki dengan air zuur (H2S04) agar kualitas aki mobil tetap terjaga.
 
Kalau aki mobil bisa dipastikan sehat, periksa seluruh lampu pada mobil Anda. Kelilingi, nyalakan semua lampu, ada yang mati atau redup atau tidak. Mulai dari lampu utama dekat dan jauh, lampu sen, lampu mundur, dan lampu rem, pastikan semua menyala.
 
Cek Rem dan Ban
 
 
Terakhir ini paling krusial. Dia adalah rem dan ban. Kalau sampai tidak layak jalan, selesai. Perjalanan wisata Anda bisa berubah jadi petaka. Ngeri banget, dan Anda pasti tidak menginginkan hal tersebut terjadi, kan.
 
Untuk rem, periksa level minyak rem. Jika berkurang dari batas level minimal, maka perlu dicurigai kemungkinan adanya kebocoran. Periksa juga sistem rem apakah terlihat ada kebocoran pada selang, dan master rem. 
 
Jangan lupakan juga untuk memeriksa apakah ada basah di bagian dalam velg, sebagai tanda kebocoran silinder roda. Pastikan sistem rem dapat bekerja dengan baik. Caranya bisa dengan dirasakan apakah pedal rem nyeplos atau tidak, dalam atau tidak.
 
Sementara untuk ban, cek kondisinya secara fisik. Masih tebal atau tidak kembangannya. Ini penting, apalagi Anda berencana melibas jalur pegunungan atau objek wisata yang akomodasi jalannya masih jelek.
 
Proses ganti ban terbilang sangat cepat. Kalau mendapati ban sudah botak, sudah keras karena usia pakainya sudah habis, segera ganti. Cek juga tekanan ban mobil, normalnya sekitar 30-34 psi.
 
Jika lima aspek di atas sudah Anda cek, dan semuanya dipastikan berfungsi baik dan tak ada masalah, barulah Anda siap mengajak keluarga pergi berwisata. Ingat, jadikan keselamatan sebagai kebutuhan. Selamat jalan-jalan.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore