Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 2 Agustus 2022 | 03.16 WIB

Singkap Salah Kaprah Honda Sensing Sebagai Teknologi Autopilot

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Inovasi teknologi terus dilakukan oleh berbagai industri termasuk otomotif. Bahkan para pabrikan mobil seolah berkomitmen dengan masa depan yang semakin memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi setiap pengendara.

Salah satu yang melakukan hal ini adalah merek mobil Honda, dimana salah satu pengembangannya adalah teknologi Sensing. Sebuah teknologi yang dikembangkan sebagai langkah Honda untuk keselamatan berkendara. Hal ini merupakan bagian dari konsep keamanan global Honda, yaitu; "Safety for Everyone".

Penyematan teknologi pada setiap unit terbaru Honda kini menjadi pelengkap dalam menambah kualitas, kenyamanan, keamanan pada mobil. Honda Sensing diklaim menjadi salah satu teknologi canggih yang digunakan untuk memudahkan pengemudi dalam berkendara.

Namun terkait teknologi Sensing banyak yang salah kaprah, kalau teknologi ini merupakan sistem autopilot. Karena pengoperasiannya masih perlu kendali pengendara namun lebih sederhana.

Hal ini juga sempat ditegaskan Yusak Billy, selaku Business Innovation and Sales & Marketing PT Honda Prospect Motor (HPM) kalau Honda Sensing tidak bisa dikatakan sebagai sistem autopilot.

“Sistem Honda Sensing bukan termasuk sistem autopilot karena tetap membutuhkan pengendalian dan peran dari pengemudi,” kata Billy beberapa waktu lalu.

Meskipun mirip dalam hal cara kerjanya akan tetapi fitur ini bukanlah sistem autopilot seperti halnya yang sedang dikembangkan Tesla. Menurut Billy bahwa teknologi Honda Sensing merupakan teknologi yang dirancang untuk keselamatan berkendara di saat mengemudikan mobil Honda.

Bukannya autopilot pastinya ada perbedaan, yang paling mendekati adalah semi autopilot. Dimana semi-autopilot atau fitur semi otonom memanfaatkan kamera dan sensor pada mobil yang bisa membuat keputusan dan tindakan pada situasi yang ada.

Hal tersebut bisa terjadi karena kamera dan radar pada mobil dapat membaca jarak mobil di sekitar dan marka jalan yang ada. Pada kamera dan radar yang biasa terletak pada kaca bagian atas mobil, dapat melihat jarak mobil ke depan dan bisa mengatur pedal gas dan rem agar tercipta jarak yang aman dan mengurangi kerja manusia sebagai pengendara.

Billy juga menambahkan kalau teknologi Honda Sensing bekerja sebagai pendukung pengemudi saat berkendara dengan aman. Cara kerja Honda Sensing yaitu dengan menggunakan sistem sensor yang mendeteksi lingkungan di sekitar mobil.

Terprogram menjadi kesatuan sistem komputerisasi yang memberikan notifikasi, koreksi bahkan melakukan tindakan secara otomatis untuk mencegah terjadinya tabrakan. Ini menjadi point dari beberapa unit produk baru mobil Honda.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore