Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 April 2022 | 20.15 WIB

Nggak Cuma Ngebuang Emisi, Knalpot Motor Juga Perlu Dirawat

Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan penindakan terhadap sejumlah pengendara motot yang menggunakan knalpot tidak standar di Jakarta Selatan, Minggu (22/1/2023) - Image

Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan penindakan terhadap sejumlah pengendara motot yang menggunakan knalpot tidak standar di Jakarta Selatan, Minggu (22/1/2023)

JawaPos.com - Seiring kemajuan zaman, komponen-komponen sepeda motor juga dibuat dan dirancang dengan menggunakan teknologi terbaik. Termasuk knalpot, komponen yang tugasnya membuang sisa emisi pembakaran ini sekarang juga mulai diperhatikan baik dari aspek desain dan fiturnya.

Desain disesuaikan dengan jenis atau tipe sepeda motor seperti knalpot motor untuk tipe matik, sport, dan bebek. Bahan dari knalpot sendiri juga beragam dengan dibuat dari bahan stainless steel, baja, lalu ada titanium yang lebih premium.

”Pengguna sepeda motor perlu memahami fungsi knalpot dan perawatannya sehingga dapat menjaga kondisinya selalu baik," ungkap Muslian, Manager After Sales Main Dealer Yamaha PT Thamrin Brothers (Sumatera Selatan & Bengkulu).

Fungsi Knalpot
Bicara fungsi, yang paling utama dari peran knalpot adalah untuk meredam suara bising dari ruang bakar akibat proses pembakaran, setiap kali proses pembakaran munculah ledakan. Ledakan tersebut jika tidak diredam akan menimbulkan kebisingan.

Kemudian, knalpot juga berfungsi untuk menurunkan tekanan gas buang. Hasil pembakaran menghasilkan tekanan yang harus dibuang, semakin minim hambatan pada knalpot maka aliran gas buang akan semakin baik sehingga tenaga akan optimal, karena tidak ada gas buang yang ikut terbakar kembali.

Selain itu, yang juga tak banyak diketahui masyarakat adalah knalpot berperan penting dalam proses melepaskan panas. Pasalnya, dari hasil pembakaran pasti timbul panas, dan panas di mesin harus bisa dilepaskan atau dikeluarkan. Knalpot juga berfungsi untuk melepaskan panas dari mesin.

Kemudian, knalpot juga bisa mengurasi kadar emisi gas buang berbahaya. Biasanya knalpot dilengkapi dengan ruang atau chamber gas buang yang dilengkapi catalytic converter, sehingga bisa mengurangi kadar emisi gas buang dan mengkonversinya menjadi gas yang ramah lingkungan.

Cara Merawat Knalpot
Nggak cuma dipakai, knalpot juga perlu dirawat. Caranya mudah, bisa dengan melumasi lubang silencer dan leher knalpot dengan oli secukupnya untuk menghindari kebocoran pada area silencer yang diakibatkan oleh karat. Ini bermanfaat until k menjaga agar suara knalpot tidak berisik.

Selain itu, membersihkan leher knalpot juga perlu. Oleskan oli pada leher knalpot lalu nyalakan motor hingga oli panas dan meresap.

Kalau sudah, pastikan untuk mengecek kondisi knalpot secara rutin jika terjadi kebocoran atau tidak, juga pastikan baut pada knalpot tidak kendor dan membersihkan knalpot yang terkena air hujan.

Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadi karat karena air hujan yang mengandung asam dapat membuat knalpot berbahan besi berkarat.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore