Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 6 Februari 2022 | 00.16 WIB

Simak Tips Memilih Jas Hujan Agar Aman Berkendara Motor saat Hujan

Ilustrasi jas hujan. (Dipta Wahyu/Jawa Pos) - Image

Ilustrasi jas hujan. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)

JawaPos.com - Pada musim penghujan, jas hujan menjadi salah satu perlengkapan untuk para pengendara sepeda motor. Sebagai salah satu perlengkapan yang wajib dibawa saat berkendara, memilih jas hujan juga harus memperhatikan beberapa hal. Misalnya kualitas jas hujan sehingga berguna dan berfungsi dengan baik.

Menurut Hariadi, Asst. to Service Dept. Head PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS), ketika pengendara sepeda motor hendak membeli jas hujan, sebaiknya jangan asal memilih.

“Selama ini, mungkin jas hujan dianggap sepele karena hanya digunakan saat berkendara di saat hujan, namun jas hujan merupakan salah satu peralatan penting para pengendara sepeda motor. Ketika tidak digunakan saat berkendara, jas hujan dapat disimpan di bagasi sepeda motor," ujarnya melalui keterangan resminya.

PT SIS memberikan beberapa tips yang perlu diperhatikan ketika hendak memilih jas hujan.

Hindari Jas Hujan Model Ponco

Meski banyak orang yang tidak memperhatikan model jas hujan karena dianggap tidak penting, ternyata dapat mempengaruhi fungsi dan keselamatan bagi pengendara.bPengendara sebaiknya menghindari model jas hujan ponco atau jubah karena dapat membahayakan keselamatan. Dengan desainnya yang seperti jubah, bagian bawah jas hujan ponco dapat tersangkut di roda ataupun gir rantai sepeda motor.

Selain itu, jas hujan ponco juga tidak efektif untuk melindungi pengendara dari air hujan karena modelnya yang mudah berkibar. Model jas hujan yang disarankan adalah model press agar lebih rapat dan tidak ada celah air masuk.

Pas dan Nyaman Dipakai

Ukuran jas hujan dapat mempengaruhi kenyamanan yang berpotensi membahayakan keselamatan. Untuk itu, carilah ukuran jas hujan yang sesuai dengan bentuk tubuh, tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil.

Jas hujan yang terlalu besar akan menumpuk atau terlipat di beberapa bagian dan dapat tersangkut di roda maupun gir rantai. Sedangkan jas hujan yang terlalu kecil dapat membuat ruang gerak menjadi terbatas dan tidak berfungsi menutupi pakaian dan tubuh dari terpaan air hujan.

Perhatikan Kualitas Bahan

Bahan jas hujan juga perlu diperhatikan agar tidak mengganggu kenyamanan. Jas hujan berbahan parasut dapat membuat penggunanya kepanasan dan tidak nyaman ketika bergerak dan bernapas, sedangkan jas hujan dari bahan plastik tentu tidak awet karena mudah sobek.

Bahan jas hujan yang disarankan adalah coating glossy atau bahan bening yang anti embun, misalnya jas hujan dari bahan polyvinyl chloride (PVC) yang tebal dan kedap.

Pilih Warna Terang

Saran terbaik dalam memilih warna jas hujan adalah warna terang atau mencolok, sehingga membantu pengendara lain melihat keberadaan Anda, terutama di malam hari. Pilihan warna jas hujan yang terang dapat membantu keselamatan pengendara di perjalanan.

Pilihan warna yang dapat digunakan misalnya hijau, kuning, oranye, atau merah menyala. Lebih baik lagi jika memilih jas hujan yang dilengkapi dengan scotlite atau reflector.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore