Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 28 Oktober 2020 | 00.01 WIB

Waspadai Gejala Insulator Busi Rusak, Performa Kendaraan Menurun

Ilustrasi busi untuk pengapian kendaraan bermotor - Image

Ilustrasi busi untuk pengapian kendaraan bermotor

JawaPos.com - Busi kendaraan diciptakan untuk dapat bertahan pada perubahan suhu yang ekstrem dalam siklus hisap dan buang di dalam ruang bakar secara berulang. Salah satu komponen penting busi yang harus memiliki daya tahan tinggi adalah bagian insulator.

Insulator biasanya dibuat dengan menggunakan bahan keramik alumina bermutu tinggi dengan proses fabrikasi yang sangat presisi dan kompleks agar insulator memiliki sifat yang getas dan sangat keras sehingga dapat bekerja optimal dan memiliki daya isolasi yang kuat dan tahan terhadap perubahan suhu di ruang bakar.

Akan tetapi, risiko rusak atau retaknya insulator busi tetap dapat terjadi. ’’Beberapa faktor penyebab retaknya insulator ternyata terjadi saat proses handling yang tidak tepat,’’ ujar pihak NGK Busi melalui keterangan tertulisnya kepada JawaPos.com.

Rusaknya insulator busi bisa terjadi karena busi terbentur dalam momentum yang keras dengan material yang lebih kuat. Selain itu, proses pemasangan busi menggunakan kunci busi yang tidak sesuai atau menggunakan sembarangan kunci busi juga bisa mempengaruhi rusaknya insulator busi.

Perlu diwaspadai, insulator busi yang retak dapat memberikan pengaruh yang cukup signifikan pada kinerja sebuah mesin kendaraan. Hal tersebut tak lepas dari fungsi busi yang teramat vital dalam proses pembakaran pada mesin berbahan bakar bensin.

Insulator busi sendiri berfungsi untuk mencegah bocornya arus bertegangan tinggi yang dialirkan koil ke elektroda pusat busi. Keretakan di bagian insulator dapat mengakibatkan bocornya arus listrik sehingga membuat aliran daya listrik yang diperlukan untuk memercikkan api busi menjadi tidak optimal.

Ini pada akhirnya bisa memicu terjadinya misfire atau proses pembakaran yang tidak sempurna di ruang bakar bahkan dapat juga mengakibatkan mesin gagal start.

Untuk menghindari hal tersebut, pastikan proses handling dan pemasangan busi telah tepat.

Salah satunya dengan menggunakan kunci busi yang bermagnet, dan apabila menemui kondisi pemasangan yang sulit dan membutuhkan extension bar, gunakan extension bar yang paling pendek agar kunci busi dapat menempel sempurna dan terhindar dari risiko miring atau selip yang dapat mengakibatkan insulator busi retak. (*)

 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=dW4Qkg-lf6U&ab_channel=jawapostvofficial

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore