Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 Juli 2023 | 05.28 WIB

Penting Diperhatikan Saat Menderek Mobil Jangan Sembarangan

Tali derek mobil [Ilustrasi] - Image

Tali derek mobil [Ilustrasi]

JawaPos.com - Hal yang paling menyebalkan saat mengendarai mobil adalah mogok. Tak jarang kepanikan menghantui bingung apa yang harus dilakukan, apalagi kalau kejadian ini terjadi saat tengah malam.

Mengubungi mobil derek merupakan salah satu solusi akan tetapi bila kesulitan menghubungi petugas derek, meminta bantuan kendaraan lain bisa jadi solusi alternatif. Perlu diketahui sebenarnya ada beberapa tips yang penting diperhatikan sebelum melakukan hal ini diantaranya

Siapkan tali penarik

Gunakan tali penarik yang kuat, bisa yang terbuat dari bahan baja atau tambang. Karena penting, ada baiknya jika Anda selalu menyediakan tali penarik di bagasi mobil sebagai langkah antisipasi. Jangan takut akan memakan banyak tempat di bagasi mobil karena tali bisa digulung.

Perhatikan berat mobil

Saat akan menderek mobil yang mogok, Anda harus pastikan dulu bobot mobil yang menderek lebih besar (lebih berat) dibandingkan mobil yang akan diderek. Jelas tujuannya untuk lebih memudahkan proses penderekan.

Pasang tali derek di tempat yang tepat

Bila memasangkan tali penarik yang akan dipakai untuk menderek itu memang gampang-gampang susah. Beberapa mobil punya pengait yang ada di bagian bumper depan atau belakang. Jika Anda kesulitan, coba cek buku manual kendaraan supaya lebih jelas.

Ingat, jangan sekali-kali mengikat tali derek pada bumper atau suspensi karena tidak kuat menahan bobot kendaraan yang akan diderek.

Panjang tali derek

Panjang tali berpengaruh pada keselamatan Anda, yang disarankan adalah sekitar 4 meter atau kurang lebih sepanjang bodi mobil yang akan diderek. Hal ini penting supaya mobil mudah dikendalikan ketika akan mengerem dan berbelok.

Jalan perlahan

Saat menderek mobil, pastikan tali tidak kendur, ini untuk meminimalisir kemungkinan entakan risiko tali putus. Mobil penderek sebaiknya memacu kendaraan secara perlahan untuk meminimalisir kemungkinan entakan dan tali putus. Agar tetap stabil, batas kecepatan maksimal adalah 30 sampai 40 kilometer per jam.

Kenali rute

Lakukan diskusi dulu kepada si penderek rute mana yang akan ditempuh. Hal ini penting supaya nantinya penderek dan mobil yang diderek bisa mengantisipasi rute-rute yang berlubang, tanjakan, turunan hingga persimpangan.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore