
INOVASI: Wartawan Jawa Pos Gunawan Sutanto (tengah) mendapatkan penjelasan mengenai produk mobil listrik Honda Clarity Fuel Cell di Honda Motor Riset and Development di Utsunomiya, Jepang, pekan lalu (6/6).
JawaPos.com- Pabrikan kendaraan global kian menyeriusi peningkatan teknologi kendaraan listrik atau electric vehicle (EV). Salah satunya, Honda Motor yang memasukkan pengembangan EV dalam visi 2030 mereka. Bahkan, Honda menargetkan peningkatan penjualan kendaraan listrik hingga dua pertiga dari penjualan di seluruh dunia pada 2030.
Pernyataan itu disampaikan CEO Honda Motor Co., Ltd Takahiro Hachigo dalam Honda Journalist Meeting 2017 di Utsunomiya, Jepang, Senin (5/6). Jawa Pos termasuk yang mendapat kesempatan mendengarkan langsung paparan Hachigo. Dalam kesempatan itu, Hachigo memaparkan sejumlah visi Honda 2030.
Salah satu yang menjadi perhatian media ialah perkembangan kendaraan listrik serta automated driving technologies. Hachigo mengatakan, keseriusan Honda mengembangkan kendaraan listrik ditunjukkan dengan dibentuknya divisi khusus yang diberi nama Divisi Pengembangan Kendaraan Listrik.
’’Itu tim khusus yang akan memimpin pengembangan seluruh kendaraan listrik, termasuk powertrain dan bodi,’’ kata Hachigo. Sejumlah kendaraan listrik Honda memang sudah siap diluncurkan ke publik. Untuk mobil, mereka punya Clarity dengan tiga varian. Yakni, full cell, hybrid, dan electric.
Untuk sepeda motor, mereka punya electric scooter yang akan diperkenalkan pada 2018. Berbagai kendaraan listrik Honda itu akan diluncurkan di negara-negara yang secara infrastruktur telah memadai. ’’Juga, secara regulasi pemerintahnya mendukung,’’ kata Tetsuya Hasebe. Menurut dia, di luar Jepang, India termasuk negara yang siap menerima mobil listrik.
Selain teknologi EV, Honda berfokus pada pengembangan kendaraan automated driving alias mobil yang bisa nyetir sendiri. Dalam acara Honda Journalist Meeting 2017, teknologi automated driving diujicobakan pada dua mobil Honda, yakni Accord dan Legend.
Pengembangan teknologi automated driving sebenarnya dimulai Honda sejak 2000. Pada 2020 nanti diharapkan teknologi tersebut sudah bisa diadaptasi di jalan tol. Kemudian, dikembangkan lebih lanjut untuk jalanan umum. ’’Kami masih terus menyempurnakan teknologi ini,’’ kata Yoshiyuki Matsumoto, president and CEO Honda R&D Co., Ltd. (gun/c15/sof)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
