Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 12 Juni 2017 | 18.02 WIB

Honda Seriusi Mobil Listrik

INOVASI: Wartawan Jawa Pos Gunawan Sutanto (tengah) mendapatkan penjelasan mengenai produk mobil listrik Honda Clarity Fuel Cell di Honda Motor Riset and Development di Utsunomiya, Jepang, pekan lalu (6/6). - Image

INOVASI: Wartawan Jawa Pos Gunawan Sutanto (tengah) mendapatkan penjelasan mengenai produk mobil listrik Honda Clarity Fuel Cell di Honda Motor Riset and Development di Utsunomiya, Jepang, pekan lalu (6/6).


JawaPos.com- Pabrikan kendaraan global kian menyeriusi peningkatan teknologi kendaraan listrik atau electric vehicle (EV). Salah satunya, Honda Motor yang memasukkan pengembangan EV dalam visi 2030 mereka. Bahkan, Honda menargetkan peningkatan penjualan kendaraan listrik hingga dua pertiga dari penjualan di seluruh dunia pada 2030.



Pernyataan itu disampaikan CEO Honda Motor Co., Ltd Takahiro Hachigo dalam Honda Journalist Meeting 2017 di Utsunomiya, Jepang, Senin (5/6). Jawa Pos termasuk yang mendapat kesempatan mendengarkan langsung paparan Hachigo. Dalam kesempatan itu, Hachigo memaparkan sejumlah visi Honda 2030.



Salah satu yang menjadi perhatian media ialah perkembangan kendaraan listrik serta automated driving technologies. Hachigo mengatakan, keseriusan Honda mengembangkan kendaraan listrik ditunjukkan dengan dibentuknya divisi khusus yang diberi nama Divisi Pengembangan Kendaraan Listrik.



’’Itu tim khusus yang akan memimpin pengembangan seluruh kendaraan listrik, termasuk powertrain dan bodi,’’ kata Hachigo. Sejumlah kendaraan listrik Honda memang sudah siap diluncurkan ke publik. Untuk mobil, mereka punya Clarity dengan tiga varian. Yakni, full cell, hybrid, dan electric.



Untuk sepeda motor, mereka punya electric scooter yang akan diperkenalkan pada 2018. Berbagai kendaraan listrik Honda itu akan diluncurkan di negara-negara yang secara infrastruktur telah memadai. ’’Juga, secara regulasi pemerintahnya mendukung,’’ kata Tetsuya Hasebe. Menurut dia, di luar Jepang, India termasuk negara yang siap menerima mobil listrik.



Selain teknologi EV, Honda berfokus pada pengembangan kendaraan automated driving alias mobil yang bisa nyetir sendiri. Dalam acara Honda Journalist Meeting 2017, teknologi automated driving diujicobakan pada dua mobil Honda, yakni Accord dan Legend.



Pengembangan teknologi automated driving sebenarnya dimulai Honda sejak 2000. Pada 2020 nanti diharapkan teknologi tersebut sudah bisa diadaptasi di jalan tol. Kemudian, dikembangkan lebih lanjut untuk jalanan umum. ’’Kami masih terus menyempurnakan teknologi ini,’’ kata Yoshiyuki Matsumoto, president and CEO Honda R&D Co., Ltd. (gun/c15/sof)


Editor: Miftakhul F.S
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore