Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 Agustus 2017 | 22.55 WIB

Produk Baru Toyota Fortuner Dongkrak Penjualan Lebih Besar

Seorang model berpose di depan Toyota Fortuner. (Muhammad Ali/Jawa Pos) - Image

Seorang model berpose di depan Toyota Fortuner. (Muhammad Ali/Jawa Pos)

JawaPos.com - Produk terbaru PT TOYOTA Astra Motor (TAM) mampu memperkuat segmen multi-purpose vehicle (MPV) dan sport utility vehicle (SUV) dalam gelaran Gaikindo Indonesian International Auto Show (GIIAS) 2017. Raksasa industri otomotif Tanah Air ini menampilkan Fortuner TRD Sportivo dan All New Voxy di ICE BSD Tangerang, Kamis (10/8) pekan lalu.


Operation Manager Auto2000 Wilayah Kalimantan Bali Biyouzmal mengaku optimistis dengan kehadiran dua produk terbaru merek Jepang itu. Menurutnya, kehadiran Fortuner TRD Sportivo sangat cocok untuk karakteristik pasar di wilayah Kalimantan. Ia menyebutkan, Fortuner akan memiliki potensi besar selama semester kedua ini. Apalagi melihat catatan penjualan semester pertama kemarin, Fortuner mampu mengantongi jumlah penjualan lebih besar dibandingkan tahun lalu.


“Bicara produk yang baru launching ini, kami akan mengandalkan Fortuner yang cocok untuk Kaltim. Saya harap, Fortuner versi TRD dengan perbaikan baik interior dan eksterior ini bisa meningkatkan penjualan semester dua nanti,” ucapnya dikutip dari Kaltim Post (Jawa Pos Group), Rabu (16/8). Ia menyebutkan, kemungkinan kedua produk ini akan launching di Kaltim sekitar akhir Agustus mendatang.


Ia mengatakan, selama ini Fortuner dapat membukukan penjualan hingga 40 unit per bulan khusus wilayah Kaltim. Dengan hadirnya versi terbaru yang tampil lebih sporty, dirinya menargetkan setidaknya penjualan Fortuner akan meningkat menjadi 50 unit per bulan. Terutama karena versi kali ini terlihat lebih macho dan menarik. Perubahan yang terjadi dari desain velg, rem belakang cakram atau disc brake, dan body kit di keseluruhan mobil.


Sedangkan untuk All New Voxy, ucap dia, kemungkinan masih sulit terjual banyak di Kalimantan. Biyouz mengatakan, hal ini berhubungan dengan kondisi infrastruktur di Pulau Borneo. Jalanan tidak mendukung untuk mobil sekelas Voxy dapat mengaspal mulus. Itu juga terjadi pada produk MPV lainnya seperti Sienta.


“Kami tidak bisa memaksa mengingat kendaraan jenis itu memiliki ground clearance rendah. Mungkin tetap ada peningkatan penjualan walau sedikit. Ini yang membuat karakteristik konsumen di Kalimantan lebih banyak mencari kendaraan dengan ground clearance tinggi,” sebutnya.


Kenyataannya, terbukti produk yang terus mengalami peningkatan penjualan, yakni Innova dan Fortuner. Notabene dua produk dengan ground clearance cukup tinggi ini masih mendominasi angka penjualan di Kaltim. Sementara untuk kelas seperti Agya hanya menyumbangkan 5 persen dari total penjualan.


“Pasar Kalimantan segmennya adalah MPV seperti Innova dan Avanza, lalu Fortuner untuk SUV. Berbeda dengan karakteristik pasar di Bali, penjualan yang kencang justru sebaliknya, yaitu Agya,” tuturnya.


Selain itu, ekonomi Kaltim yang membaik juga membuat pihaknya optimistis bisa meningkatkan penjualan. Beberapa bulan terakhir, permintaan meningkat justru terjadi pada kendaraan komersil seperti Hilux. Biyouz menuturkan, hal ini berhubungan dengan sektor tambang yang mulai hidup lagi. Kebutuhan ini datang mulai dari pemerintahan hingga industri pertambangan.


“Permintaan ini cukup signifikan, Hilux menyumbang 13 persen dari total keseluruhan penjualan di Kalimantan. Artinya ekonomi Kaltim mulai tumbuh, walau setelah dua tahun sempat lesu. Parameternya memang dari tambang, harapannya industri ini akan terus membaik lagi,” imbuhnya.


Melihat industri mining yang mulai menggeliat, tentu pihaknya akan fokus untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Terutama Innova dan Fortuner untuk produk passenger, serta Hilux untuk produk komersil. Apalagi perusahaan besar sudah ramai meminta kedua jenis produk tersebut.


“Target penjualan di Kalimantan sekitar 7.500 unit hingga akhir 2017. Sejauh ini sudah mencapai 3.800 unit, hampir 50 persen. Tahun lalu, total penjualan sekitar 11 ribu untuk wilayah Kalimantan-Bali. Di mana, Kalimantan memiliki kontribusi sekitar 65 persen,” tutupnya.

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore