
iPhone 17e Resmi Diperkenalkan, Bawa Chip A19, Kamera 48 MP, dan Memori Mulai 256 GB. (Istimewa)
JawaPos.com - Apple dikabarkan tengah melobi pemerintah Amerika Serikat (AS) agar diizinkan membeli chip memori dari produsen asal Tiongkok, ChangXin Memory Technologies (CXMT). Langkah ini disebut berkaitan dengan meningkatnya harga memori global serta potensi krisis pasokan yang diperkirakan berlangsung hingga beberapa tahun ke depan.
Seperti dilansir dari Gizmochina, laporan tersebut diungkap analis ternama Ming-Chi Kuo. Menurutnya, persoalan yang dihadapi Apple bukan lagi sekadar kenaikan harga komponen, tetapi juga ancaman keterbatasan pasokan chip memori yang diprediksi dapat berlanjut hingga 2027.
Sebelumnya, Samsung dilaporkan telah menaikkan harga RAM hingga 100 persen pada awal tahun ini. Kenaikan tersebut disebut diterima Apple tanpa proses negosiasi. Di sisi lain, Lenovo juga telah mengingatkan bahwa lonjakan harga memori berpotensi menjadi "normal baru" di industri teknologi.
Melalui unggahannya di platform X, Kuo mengatakan Apple berupaya agar CXMT tidak dimasukkan ke dalam Daftar Entitas (Entity List) pemerintah AS. Jika hal itu berhasil, Apple berpeluang menjadikan perusahaan tersebut sebagai salah satu pemasok chip DRAM.
CXMT sendiri merupakan produsen DRAM terbesar di Tiongkok. Namun, perusahaan itu dilaporkan masuk dalam daftar hitam Pentagon karena diduga memiliki keterkaitan dengan militer Tiongkok. Kondisi tersebut membuat kerja sama dengan CXMT menjadi isu yang sensitif secara politik.
Meski demikian, Apple disebut tetap mempertimbangkan CXMT sebagai alternatif pemasok di tengah semakin ketatnya pasokan chip memori untuk perangkat elektronik konsumen.
Kuo juga memperkirakan sebagian kapasitas produksi chip memori yang saat ini dialokasikan untuk perangkat konsumen akan beralih ke kebutuhan pusat data dan infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Sekitar 15 hingga 20 persen produksi memori pada 2026 diprediksi mulai dialihkan untuk kebutuhan tersebut pada 2027.
Perubahan alokasi itu diperkirakan akan memengaruhi ketersediaan chip memori LPDDR yang banyak digunakan pada perangkat seluler. Dampaknya, pesanan Apple untuk chip A20 yang dijadwalkan diproduksi pada akhir 2026 hingga awal 2027 berpotensi lebih rendah sekitar 10 hingga 20 persen dibandingkan rencana awal.
Kenaikan harga memori sendiri sudah mulai terlihat pada produk DRAM maupun NAND. Bahkan CEO Apple Tim Cook sebelumnya juga telah mengakui adanya lonjakan biaya komponen yang cukup signifikan.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Digelar Tertutup, Ini yang Terjadi di Dalam Ruangan
