
Chery menyebut Omoda C5 dengan bahasa desain ini sebagai “Robo Shark”, yang memberikan kesan futuristis tanpa terlihat berlebihan. (Istimewa)
JawaPos.com - Kemunculan Chery Omoda C5 2026 di ajang Bangkok International Motor Show 2026 langsung mencuri perhatian. Bukan sekadar facelift ringan, model ini hadir dengan perubahan menyeluruh—mulai dari desain, interior, hingga penyempurnaan teknis.
Peluncuran ini pun memunculkan satu pertanyaan besar: apakah model terbaru ini akan segera hadir di Indonesia sebagai penerus atau pengganti Chery E5?
Perubahan paling mencolok terlihat dari tampilan eksterior. Bagian depan kini tampil lebih sederhana namun tegas, dengan grille tertutup khas mobil listrik dan lampu utama yang lebih ramping.
Chery menyebut bahasa desain ini sebagai “Robo Shark”, yang memberikan kesan futuristis tanpa terlihat berlebihan. Garis bodi yang lebih tajam juga memperkuat karakter SUV modern yang dinamis.
Di bagian belakang, desain lampu dibuat lebih menonjol dengan tampilan yang lebih bersih dan rapi. Sentuhan pada tailgate dan bumper membuat keseluruhan tampilan terasa lebih matang dibanding generasi sebelumnya.
Interior Lebih Modern dan Berorientasi Pengemudi
Masuk ke kabin, perubahan terasa lebih signifikan. Omoda C5 2026 kini mengusung desain interior baru yang lebih minimalis dan modern.
Setir dua palang dengan desain futuristis menjadi salah satu highlight, dipadukan dengan dashboard yang ditata ulang agar lebih ergonomis dan fokus ke pengemudi.
Tampilan kabin kini terasa lebih premium, sekaligus menjawab kebutuhan konsumen SUV listrik yang menginginkan kombinasi teknologi dan kenyamanan.
Performa Berubah, Fokus ke Efisiensi
Di sektor teknis, Omoda C5 2026 untuk pasar Thailand tetap menggunakan motor listrik tunggal dengan tenaga 211 PS dan torsi 288 Nm.
Namun ada perubahan pada baterai. Kapasitas kini menjadi 50,6 kWh, lebih kecil dibanding versi sebelumnya yang mencapai 61 kWh. Dampaknya, jarak tempuh ikut turun menjadi sekitar 422 km (NEDC) dari sebelumnya 505 km.
Meski begitu, kemampuan fast charging justru meningkat. Pengisian daya DC kini mencapai 110 kW, naik dari sebelumnya 80 kW, memungkinkan waktu pengisian lebih cepat.
Sebaliknya, pengisian AC sedikit menurun dari 9,9 kW menjadi 6,6 kW. Perubahan ini menunjukkan adanya penyesuaian strategi, kemungkinan untuk efisiensi biaya, harga, serta positioning produk di pasar.
Sinyal untuk Indonesia?
Bagi pasar Indonesia, kehadiran model ini di Thailand tentu menarik untuk dicermati. Selama ini, lini tersebut sudah dikenal melalui Chery E5, sehingga pembaruan global seperti ini berpotensi dibawa masuk.
Apalagi, Thailand sering menjadi “benchmark” peluncuran produk otomotif di Asia Tenggara sebelum masuk ke pasar lain, termasuk Indonesia.
Dengan desain yang lebih matang, fitur lebih modern, serta efisiensi yang ditingkatkan, Omoda C5 2026 bisa menjadi kandidat kuat untuk memperkuat lini SUV listrik Chery di Tanah Air.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
