![Mencuci mobil sendiri jangan gunakan sabun cuci piring. [Ilustrasi] - Image](https://cdn-assets.jawapos.com/images/1/2023/08/07/Mencuci-Mobil-1752609854.jpg)
Mencuci mobil sendiri jangan gunakan sabun cuci piring. [Ilustrasi]
JawaPos.com - Mencuci mobil memang terlihat seperti pekerjaan sederhana yang bisa kamu lakukan sendiri di rumah. Banyak orang merasa cukup menggunakan sabun apa saja dan alat seadanya agar kendaraan terlihat bersih kembali.
Padahal, tanpa disadari ada beberapa kebiasaan saat mencuci mobil yang justru bisa merusak cat, menimbulkan goresan halus, hingga membuat mobil cepat terlihat kusam. Mulai dari jenis cairan pembersih hingga cara mengeringkan mobil, berikut 8 kesalahan yang sebaiknya kamu hindari saat mencuci kendaraan seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!
1. Menggunakan Cairan Pencuci Piring atau Deterjen Pakaian
Banyak orang menganggap sabun cuci piring atau deterjen pakaian cukup ampuh untuk membersihkan mobil. Alasannya sederhana, karena bahan tersebut mudah ditemukan di rumah dan bisa menghilangkan kotoran dengan cepat.
Namun, kedua jenis sabun ini sebenarnya mengandung bahan kimia yang cukup keras serta tingkat alkalinitas tinggi. Jika digunakan terus-menerus, cairan tersebut dapat merusak lapisan pelindung cat mobil sehingga warna mobil lebih cepat kusam dan memudar.
Selain itu, ketika ada bagian cat yang sudah terkelupas, bahan kimia dari deterjen bisa mempercepat proses karat pada bodi mobil. Karena itu, sebaiknya gunakan sampo khusus mobil yang memang dirancang untuk membersihkan tanpa merusak lapisan cat.
2. Memakai Kuas, Sikat, atau Kain yang Terlalu Kasar
Kesalahan lain yang sering terjadi adalah menggunakan alat pembersih yang tidak tepat, seperti sikat berbulu keras, kuas, atau kain lap yang teksturnya kasar. Alat-alat tersebut memang terlihat mampu mengangkat kotoran dengan cepat.
Sayangnya, permukaan yang kasar bisa menimbulkan goresan halus pada cat mobil. Walaupun awalnya terlihat sepele, goresan kecil ini lama-kelamaan akan membuat mobil tampak kusam dan kurang terawat.
Agar lebih aman, kamu sebaiknya menggunakan spons khusus cuci mobil, lap microfiber untuk membersihkan bodi, serta kanebo atau chamois untuk mengeringkan permukaan mobil.
3. Menggosok Kotoran Terlalu Keras
Saat mencuci mobil, kamu mungkin menemukan kotoran yang cukup membandel seperti lumpur kering, kotoran burung, atau bekas oli. Banyak orang langsung menggosok bagian tersebut dengan kuat agar cepat bersih.
Padahal, menggosok terlalu keras justru bisa merusak lapisan cat mobil dan menimbulkan goresan. Alih-alih bersih, permukaan mobil malah bisa menjadi belang atau terlihat tidak mulus.
Cara yang lebih aman adalah dengan membasahi bagian yang kotor terlebih dahulu agar kotorannya melunak. Setelah itu, bersihkan secara perlahan menggunakan spons atau kain lembut dengan gerakan memutar dari atas ke bawah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
