Telkomsel siagakan jaringan dan 43 posko layanan hadapi lonjakan trafik Ramadhan dan mudik Lebaran 2026. (Rian Alfianto/JawaPos.com)
JawaPos.com - Periode Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 2026, operator seluler pelat merah Telkomsel mulai mematangkan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas layanan di tengah lonjakan trafik komunikasi dan data.
Momen Ramadhan hingga Lebaran memang dikenal sebagai periode dengan aktivitas digital tertinggi dalam setahun, seiring meningkatnya kebutuhan komunikasi, hiburan, transaksi daring, hingga navigasi mudik.
Direktur Sales Telkomsel, Stanislaus Susatyo, mengatakan fokus perusahaan tahun ini adalah memastikan pelanggan tetap nyaman berkomunikasi di setiap fase Ramadhan, mulai dari ibadah, sahur dan berbuka, hingga perjalanan pulang kampung.
“Di Ramadhan tahun ini, fokus kami adalah hadir melayani sepenuh hati di setiap langkah pelanggan. Kami sudah siapkan layanan pelanggan yang siaga kapan pun pelanggan butuh, menghadirkan berbagai program yang relevan, serta meningkatkan keandalan jaringan agar pelanggan dapat beribadah dengan khusyuk, bersilaturahmi dengan lancar, dan menikmati momen Ramadhan yang lebih bermakna,” ujar Stanislaus, Rabu (25/2).
Trafik Diprediksi Tembus 70,85 PB
Telkomsel memproyeksikan puncak payload nasional selama periode Ramadhan dan Idulfitri (RAFI) mencapai sekitar 70,85 petabyte (PB), atau meningkat sekitar 11,1 persen dibandingkan hari normal. Kenaikan diperkirakan didorong konsumsi video streaming, komunikasi instan, media sosial, gim, hingga belanja online.
Secara wilayah, pertumbuhan trafik dan pergerakan pelanggan diprediksi paling signifikan terjadi di Jawa Tengah–DIY, Jawa Barat, dan Jawa Timur, wilayah yang menjadi tujuan utama arus mudik setiap tahunnya.
Untuk mengantisipasi kepadatan, perusahaan melakukan optimalisasi jaringan di 494 titik prioritas yang mencakup kawasan ibadah, pusat keramaian, jalur transportasi, rute mudik, hingga area residensial. Sebanyak 45 unit COMBAT (Compact Mobile BTS) juga disiagakan di lokasi dengan potensi lonjakan pengguna.
Selain itu, pemantauan jaringan dilakukan secara end-to-end selama 24 jam berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi dan menangani gangguan lebih cepat. Drive test sepanjang lebih dari 18.400 kilomete, ttermasuk ribuan kilometer jalan tol, juga telah dilakukan guna memastikan kualitas layanan suara dan data tetap terjaga.
43 Posko Siaga di Titik Strategis
Dari sisi layanan pelanggan, Telkomsel mengoperasikan 43 Posko Telkomsel Siaga yang terdiri dari 15 posko flagship dan 28 posko reguler pada 19 Februari hingga 31 Maret 2026. Posko tersebut tersebar di sejumlah titik yang beririsan dengan jalur mudik dan pusat aktivitas masyarakat.
Di lokasi tersebut, pelanggan dapat melakukan aktivasi kartu, isi ulang, migrasi SIM ke eSIM, mendapatkan bantuan penggunaan aplikasi MyTelkomsel, hingga penukaran poin loyalitas. Layanan ini melengkapi kanal digital seperti aplikasi, situs resmi, call center 188, dan media sosial.
Perusahaan juga menambahkan fitur pendukung di aplikasi MyTelkomsel, termasuk panduan mudik berbasis AI dan peta lokasi posko siaga untuk membantu pelanggan selama perjalanan.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
