Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 30 Oktober 2022 | 03.37 WIB

Ini Pentingnya Beralih ke EV Menurut Staf Khusus Presiden

taf Khusus Presiden, Diaz Hendropriyono menyampaikan orasi ilmiah saat Rapat Terbuka Senat Universitas Islam Darul Ulum (UNISDA) Lamongan. Credit: istimewa - Image

taf Khusus Presiden, Diaz Hendropriyono menyampaikan orasi ilmiah saat Rapat Terbuka Senat Universitas Islam Darul Ulum (UNISDA) Lamongan. Credit: istimewa

JawaPos.com-Staf Khusus Presiden, Diaz Hendropriyono menyampaikan orasi ilmiah saat Rapat Terbuka Senat Universitas Islam Darul Ulum (UNISDA) Lamongan dalam rangka Wisuda Sarjana/Pascasarjana. Dalam kesempatan ini, Diaz menyampaikan tentang pentingnya pola hidup baru dengan dukungan penelitian.

Menurut Diaz, pola hidup baru dibutuhkan mengingat angka populasi masih diproyeksikan membesar sedangkan daya dukung bumi terbatas. “Aktivitas kehidupan dan perilaku manusia yang mengalami peningkatan, baik jumlah populasi maupun angka harapan hidup, telah signifikan mengotori bumi sehingga mengancam keberlangsungan makhluk hidup ke depannya," ujarnya, Sabtu (29/10).

Diaz menegaskan, dibutuhkan inovasi-inovasi di berbagai sektor kehidupan sebagai solusi yang tidak memerlukan banyak lahan dan air. Sekaligus tidak menimbulkan banyak gas emisi. ’’Bukan hanya perubahan perilaku, tetapi perlu adanya dorongan untuk riset agar ada inovasi-inovasi di sektor pangan, agrikultur, transportasi, retail, hingga tempat tinggal,” tegasnya.

Sebagai contoh, menurut Diaz adalah kendaraan listrik/electric vehicle (EV), khususnya motor listrik. Saat ini Presiden Joko Widodo tengah mendorong program tersebut sebagai salah satu bentuk inovasi di sektor transportasi. ’’Dari sektor transportasi salah satunya adalah kendaraan listrik. Presiden Jokowi sudah mendorong agar Indonesia transisi dari kendaraan konvensional ke kendaraan listrik agar tidak mengeluarkan CO2 ketika jalan. Sudah ada target dari Pak Presiden untuk mengadopasi 2 juta kendaran listrik pada 2025,” ungkap Diaz.

Pada kesempatan yang sama, Rektor UNISDA Muhammad Hafidh Nashrullah menyampaikan, 455 wisudawan/wisudawati memiliki keunikan masing-masing, sehingga perlu mengenali potensi diri di bidangnya. ’’Kalian semua diciptakan oleh tuhan secara unik. Meskipun jurusannya dan umurnya sama, tetapi sentuhan ilahiah di hati dan skill pasti berbeda-beda, maka pastikan kenali potensi kalian di bidang masing-masing,” ujar Hafidh. (*)

 

 

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore