Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 Mei 2023 | 15.04 WIB

Sebanyak 747 SPK Wuling Air EV yang Manfaatkan Pemberian Insentif Selama April 2023

SASAR PERKOTAAN: Mobil listrik Wuling Air ev yang dipamerkan di GIIAS Jakarta 2022 pada pertengan bulan lalu. Sejumlah pabrikan memamerkan kendaraan listrik dalam acara tahunan itu. (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

SASAR PERKOTAAN: Mobil listrik Wuling Air ev yang dipamerkan di GIIAS Jakarta 2022 pada pertengan bulan lalu. Sejumlah pabrikan memamerkan kendaraan listrik dalam acara tahunan itu. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Strategi pemerintah dalam dalam mendukung percepatan kendaraan listrik di Indonesia, diberikannya insentif dalam pembelian mobil listrik kepada konsumen. Seperti diberitakan sebelumnya, pemberian insentif ini berlaku sejak bulan lalu (1/4).

Rangsangan pemberian insentif ini berupa potongan PPN (Pajak Pertambahan Nilai) sebesar 10 persen. Maka konsumen hanya membayar biaya pajak hanya satu persen, dari sebelumnya 11 persen.

Sementara ini hanya dua merek mobil yang berhak mendapatkan program insentif yaitu Hyundai dan Wuling. seperti diketahui persyaratan produk untuk menerima insentif harus memiliki TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) di atas 40 persen.

Salah satu nya adalah Wuling Air EV yang sudah diproduksi di Cikarang, Jawa Barat. Insentif yang diberikan pemerintah direspon positif oleh masyarakat. Hal ini terlihat dari peminat Wuling Air EV yang alami peningkatan.

Sejak diberlakukannya insentif sejak 1 April 2023 hingga akhir bulan kemarin sudah ratusan konsumen yang memanfaatkan program ini untuk mendapatkan Air EV.

“Selama bulan April sudah 747 pemesanan (Air ev) yang memanfaatkan insentif. Kami tidak ada inden, karena unit ready stok,” ujar Brand Manager and Marketing Director Wuling Motors, Dian Asmahani saat ditemui di ajang PEVS 2023 di JIExpo Kemayoran, Jakarta (17/5).

Angka jual akan berubah setelah mendapatkan insentif PPN, dimana harga Air ev tipe Long Range sebelumnya Rp299,500 juta berubah menjadi Rp273,500 juta. Sementara tipe Standard Range dari Rp243 juta menjadi Rp22,3 juta on the road (OTR) DKI Jakarta.

Bicara kapasitas baterai kedua varian Wuling Air ev memiliki perbedaan, namun dinamonya dibuat sama yang mampu menghasilkan . Sehingga tenaga yang dihasilkan sama-sama 30 kilowatt dengan penggerak roda belakang.

Menggunakan tipe lithium ferro-phosphate (LFP) berdaya 17,3 kWh pada tipe Standard Range dengan jarak tempuh 200 kilometer, dan tipe Long Range kapasitasnya 26,7 kWh mampu menempuh jarak hingga 300 km.

Dian menambahkan harga tersebut di luar dari BBN (Bea Balik Nama), karena di setiap daerah berbeda-beda OTR-nya. Sebagai informasi Air ev merupakan mobil listrik pertama Wuling Motors yang diproduksi lokal dan pertama kali meluncur pada Agustus 2022.

"Hingga saat ini penjualan mobil listrik itu sampai saat ini sejak pertama kali hadir telah mencapai 9.000 unit," pungkasnya.. 

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore