JawaPos.com - Pengajuan permohonan visa dari warga negara Indonesia untuk sejumlah negara mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini seiring dengan melonjaknya permintaan perjalanan dari Tanah Air ke luar negeri.
Sayangnya, peningkatan ini juga selaras dengan meningkatnya risiko penipuan dengan modus menyamar sebagai karyawan, rekanan organisasi, atau agen dan perantara.
Dalam aksinya, para penipu ini mengaku bisa memberikan jadwal janji temu, menerbitkan surat janji temu palsu, atau mempengaruhi keputusan penyetujuan visa sehingga dapat mengambil keuntungan dari para wisatawan.
Terkait hal tersebut, VFS Global, spesialis layanan teknologi dan alih daya terkemuka di dunia, membagikan tips untuk menghindari penipuan saat pengajuan visa.
Bahkan, Kaushik Ghosh, Head Australasia, VFS Global, mengatakan bahwa pihaknya sangat menganjurkan para wisatawan untuk mengajukan visa mereka jauh-jauh hari.
Tindakan mengulur waktu pengajuan hingga saat-saat terakhir tak hanya meningkatkan risiko penundaan, tetapi juga membuat pemohon rentan terhadap penipuan yang ingin mengambil kesempatan dari urgensi pemohon visa.
“Penting juga bagi pemohon untuk mengetahui bahwa janji temu visa tidak dipungut biaya dan dapat dipesan melalui website kami,” kata Ghosh dalam acara buka puasa bersama VFS Global di Hotel Mulia Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (12/3).
Tak hanya itu, ia mengungkapkan bahwa pemohon visa juga harus menyadari bahwa VFS Global tak bekerja sama dengan pihak ketiga mana pun dan tidak memiliki peran atau pengaruh apapun terhadap pengambilan keputusan.
“Mereka harus waspada terhadap penipu dan entitas yang mengaku bekerja sama dengan VFS Global dalam kapasitas apa pun untuk menipu pemohon visa yang tidak menaruh curiga dan melakukan uji tuntas yang tepat sebelum membayar uang,” ungkap dia.
Adapun acara ini juga dihadiri oleh para perwakilan dari kedutaan besar Austria, Hungaria, Swiss, dan Belanda, yang menitikberatkan dukungan mereka untuk VFS Global dalam kegiatan penyuluhan sebelum puncak musim liburan.
Berikut panduan singkat bagi pemohon visa untuk menghindari risiko penipuan:
Ajukan permohonan lebih awal
VFS Global menyarankan untuk mengajukan permohonan visa sedini mungkin setelah memesan tiket pesawat dan penginapan. Sebagian besar negara menerima permohonan visa hingga 90 hari (3 bulan) sebelum tanggal perjalanan.
Janji temu visa gratis
VFS Global tidak mengenakan biaya apa pun untuk penjadwalan janji temu visa untuk negara-negara yang dilayani. Janji temu bersifat gratis dan hanya dapat dipesan melalui website VFS Global.
Meski begitu, mungkin saja terdapat biaya layanan nominal yang harus dibayar di muka untuk negara-negara tertentu.
VFS Global tidak memiliki peran atau pengaruh apapun terhadap keputusan permohonan visa
Keputusan tentang permohonan visa, masa berlaku visa, dan jangka waktu untuk memprosesnya sepenuhnya mutlak berada di tangan kedutaan atau konsulat terkait.
VFS Global hanya menangani aspek administratif dan non-penghakiman (non-judgemental) dari proses permohonan visa. VFS Global atau entitas pihak ketiga mana pun tidak memiliki peran atau pengaruh apa pun terhadap keputusan permohonan visa.
VFS Global tidak bekerja sama dengan pihak ketiga manapun
Pemohon harus waspada terhadap penipu dan entitas usaha yang mengaku bekerja sama dalam kapasitas apa pun atau berpura-pura sebagai VFS Global untuk menipu mereka dengan menjual janji temu atau menjamin keputusan penerbitan visa.
VFS Global tidak terlibat dalam penempatan kerja maupun layanan terkait imigrasi
Pemohon disarankan untuk berhati-hati terhadap penipu yang menawarkan pekerjaan palsu atau peluang keimigrasian untuk mendapatkan uang.