Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 16 Januari 2023 | 16.15 WIB

Lagi Diuji Jalan, Mobil Listrik Pertama Xiaomi Tertangkap Kamera

MAKIN BANYAK: Fasilitas pengisian baterai mobil listrik mayoritas tersedia di diler. Sebagaimana di sebuah diler di kawasan Kenjeran, Surabaya. (Puguh Sujiatmiko/Jawa Pos) - Image

MAKIN BANYAK: Fasilitas pengisian baterai mobil listrik mayoritas tersedia di diler. Sebagaimana di sebuah diler di kawasan Kenjeran, Surabaya. (Puguh Sujiatmiko/Jawa Pos)

JawaPos.com - Proyek pengembangan mobil listrik pertama dari Xiaomi tampaknya memasuki babak baru. Hal ini menyusul beredar gambar mengenai mobil listrik Xiaomi tertangkap kamera sedang diuji secara langsung di jalanan perkotaan.

Ya, kendaraan listrik pertama dari Xiaomi telah terlihat berkeliling jalanan perkotaan di Tiongkok. Ini adalah gambar pertama mobil listrik perusahaan dan model mobil ini tidak tampak seluruhnya lantaran masih terbungkus properti kamuflase dan dibagikan di Weibo, media sosial lokal Tiongkok.

“Dikatakan sebagai mobil Xiaomi yang sangat disamarkan. Dengan LiDAR di atap dan LiDAR solid-state blind charger di sisi kiri belakang. Ada versi dengan kaliper rem kuning. Bentuk mobil secara keseluruhan agak mirip dengan Xpeng P7,″ tulis penulis publikasi di platform Weibo.

Diketahui, hal yang wajar apabila satu produk otomotif baru khususnya mobil berkeliaran di jalan-jalan untuk diuji sebelum diluncurkan. Nah biasanya, untuk menutupi wujud aslinya yang belum bisa diungkap, mobil yang sedang diuji akan dibungkus sticker kamuflase.

Seperti yang mungkin Anda ketahui, Xiaomi mengumumkan pengembangan mobil listrik pertamanya lebih dari setahun yang lalu. Untuk saat ini, santer beredar kabar bahwa ini akan menjadi mobil listrik pertama Xiaomi yang akan dirilis tahun depan.

Lei Jun, CEO Xiaomi, menyatakan bahwa harga jualnya akan kurang dari USD 40.000 atau berkisar Rp 624 jutaan. Mobil listrik pertama Xiaomi ini dari rentang harganya juga merupakan saingan langsung Tesla dengan Model 3-nya.

Selain gambar spy shoot yang beredar, saat ini tidak diketahui lebih jauh mengenai detail spesifikasi teknis mobil ini. Meski begitu, seperti juga sudah sering kami jelaskan sebelumnya, perusahaan teknologi Tiongkok ini berencana untuk menggunakan Xiaomi Pilot, sebuah teknologi yang dibuat oleh perusahaan dan berdasarkan LiDAR, untuk melakukan ini.

Selain itu, menurut laporan dari situs web lokal pada Agustus 2022 lalu, mobil tersebut dapat menempuh jarak 1000 km sendiri dengan bantuan baterai Qilin baru yang dibuat oleh CATL.Namun, hingga saat ini, Xiaomi belum mengungkapkan apa pun terkait kendaraan listriknya.

Xiaomi bukan satu-satunya perusahaan teknologi tinggi yang ingin masuk ke sektor kendaraan listrik. Sony beberapa hari lalu meluncurkan Afeela, kendaraan listrik baru yang dibuat bekerja sama dengan Honda di CES 2023 di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat (AS).

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore