
taf Khusus Presiden, Diaz Hendropriyono menyampaikan orasi ilmiah saat Rapat Terbuka Senat Universitas Islam Darul Ulum (UNISDA) Lamongan. Credit: istimewa
JawaPos.com-Staf Khusus Presiden, Diaz Hendropriyono menyampaikan orasi ilmiah saat Rapat Terbuka Senat Universitas Islam Darul Ulum (UNISDA) Lamongan dalam rangka Wisuda Sarjana/Pascasarjana. Dalam kesempatan ini, Diaz menyampaikan tentang pentingnya pola hidup baru dengan dukungan penelitian.
Menurut Diaz, pola hidup baru dibutuhkan mengingat angka populasi masih diproyeksikan membesar sedangkan daya dukung bumi terbatas. “Aktivitas kehidupan dan perilaku manusia yang mengalami peningkatan, baik jumlah populasi maupun angka harapan hidup, telah signifikan mengotori bumi sehingga mengancam keberlangsungan makhluk hidup ke depannya," ujarnya, Sabtu (29/10).
Diaz menegaskan, dibutuhkan inovasi-inovasi di berbagai sektor kehidupan sebagai solusi yang tidak memerlukan banyak lahan dan air. Sekaligus tidak menimbulkan banyak gas emisi. ’’Bukan hanya perubahan perilaku, tetapi perlu adanya dorongan untuk riset agar ada inovasi-inovasi di sektor pangan, agrikultur, transportasi, retail, hingga tempat tinggal,” tegasnya.
Sebagai contoh, menurut Diaz adalah kendaraan listrik/electric vehicle (EV), khususnya motor listrik. Saat ini Presiden Joko Widodo tengah mendorong program tersebut sebagai salah satu bentuk inovasi di sektor transportasi. ’’Dari sektor transportasi salah satunya adalah kendaraan listrik. Presiden Jokowi sudah mendorong agar Indonesia transisi dari kendaraan konvensional ke kendaraan listrik agar tidak mengeluarkan CO2 ketika jalan. Sudah ada target dari Pak Presiden untuk mengadopasi 2 juta kendaran listrik pada 2025,” ungkap Diaz.
Pada kesempatan yang sama, Rektor UNISDA Muhammad Hafidh Nashrullah menyampaikan, 455 wisudawan/wisudawati memiliki keunikan masing-masing, sehingga perlu mengenali potensi diri di bidangnya. ’’Kalian semua diciptakan oleh tuhan secara unik. Meskipun jurusannya dan umurnya sama, tetapi sentuhan ilahiah di hati dan skill pasti berbeda-beda, maka pastikan kenali potensi kalian di bidang masing-masing,” ujar Hafidh. (*)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
