SAG-AFTRA, Salah Satu Organisasi yang Menaungi Pengisi Suara Video Game di Amerika Serikat Umumkan Kerjasama dengan Perusahaan berbasis AI. Sumber : Patrick T Fallon / Getty Images
JawaPos.com – Organisasi yang menaungi para pekerja industri kreatif bidang perfilman dan radio di Amerika Serikat yakni SAG-AFTRA belum lama ini umumkan hal menarik pada gelaran CES 2024.
Dilansir dari laman resmi mereka, SAG-AFTRA menjalin kerjasama dengan Replica, salah satu perusahaan yang mengembangkan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) di bidang suara.
“Kerjasama yang terjalin antara SAG-AFTRA dan Replica kali ini akan membuka jalan baru bagi para pengisi suara untuk mendapatkan perlindungan dan hak atas penggunaan suara berbasis AI miliknya,” tulis mereka.
Perusahaan tersebut mengatakan bahwa kesepakatan tersebut telah disetujui oleh sebagian anggota dari organisasi itu.
“Langkah ini menandai lembaran baru dalam pengembangan industri video game yang memanfaatkan database suara berbasis AI dengan syarat dan ketentuan yang adil antara kedua belah pihak,” tulis mereka.
Fran Drescher, Presiden dari SAG-AFTRA mengatakan bahwa kerjasama yang terjalin antara mereka dan perusahaan Replica menjadi tolak ukur bagaimana penerapan produk AI yang benar.
Baca Juga: Pakai Teknologi AI dan Hologram, Elvis Presley akan 'Dibangkitkan' Lagi dan Gelar Konser di London
“Teknologi AI saat ini telah menjadi bahasan penting di seluruh dunia, dan para artis serta pengisi suara kontrak dari SAG-AFTRA jadi perlindungan mereka,” ujarnya.
Sementara itu Direktur Eksekutif dan Kepala Negosiator SAG-AFTRA Duncan Crabtree-Ireland menyebut bahwa kerjasama ini merupakan salah satu cara melindungi hak para pengisi suara.
“Para pengisi suara memberikan persetujuan dan akan mendapatkan kompensasi penuh atas penggunaan suara dari anggota kami dan kerjasama ini bisa menjadi contoh bagi perusahaan lain,” ujar Duncan.
Namun kerjasama antara keduanya tidak mendapatkan respon baik dari beberapa pengisi suara dari video game yang telah lama berkarir di industri tersebut.
Dikutip dari PCGamer, salah satu pengisi suara dari video game Mass Effect 2 yaitu Steve Blum merespon pengumuman tersebut melalui akun X miliknya (@blumspew).
“Kalian menyebut bahwa kerjasama itu telah disetujui oleh sebagian komunitas, tapi sejauh ini belum ada konfirmasi kepada kami,” tulisnya dalam kiriman tersebut.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
