Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Juli 2023 | 21.40 WIB

Font Halo dan Calibri Dihapus dari MS Office, Microsoft Ganti dengan Font Baru

Ilustrasi: Microsoft luncurkan font baru bernama Aptos. - Image

Ilustrasi: Microsoft luncurkan font baru bernama Aptos.

JawaPos.com - Dalam posting blog baru-baru ini, Microsoft mengumumkan akhir dari era font Calibri kesayangan mereka. Font tersebut diketahui telah menjadi font default untuk Microsoft Office selama 15 tahun terakhir.

Karena teknologi telah berkembang dan layar beresolusi lebih tinggi telah sangat lumrah saat ini, Microsoft menyadari kebutuhan akan font baru yang akan memiliki resolusi lebih tinggi dan seragam. Font baru yang bisa mengikuti keunggulan dalam jenis layar juga dirasa perlu untuk dihadirkan.

Dan dengan demikian dimulailah pencarian penerus yang sempurna untuk Calibri. Sebagai gantinya Microsoft menugaskan lima font baru bernama Bierstadt, Grandview, Seaford, Skeena, dan Tenorit, dengan harapan salah satunya akan menjadi font default baru untuk Microsoft 365.

Setelah mendengarkan feedback pengguna, Microsoft memilih Bierstadt sebagai font yang paling disukai pengguna. Namun, ada perubahan, dan Bierstadt kini berganti nama menjadi Aptos.

Dilansir dari Medium, Aptos dibuat oleh Steve Matteson, seorang desainer huruf terkenal. Steve Matteson dikenal karena karyanya pada font inti Windows TrueType asli dan Segoe.

Steve mendapat inspirasi dari lanskap dan iklim Aptos, sebuah kota tak berhubungan di Santa Cruz, California. Font tersebut dikatakan mencerminkan keserbagunaan dari namanya, membawa nuansa alam bebas dan daya tarik pensil dan kertas yang abadi.

Aptos, font sans serif dengan elemen tipografi Swiss abad ke-20, menampilkan ujung batang yang rapi dan kotak melingkar halus di dalam kontur huruf, meningkatkan keterbacaan pada ukuran kecil.

Dengan bobot font yang berbeda dan karakteristik khas seperti huruf kecil "l" dengan ekor dan titik melingkar untuk kepala "i" dan "j", Aptos diyakini memberikan keseimbangan antara profesionalisme dan keterhubungan.

Steve bertujuan untuk membawa font dengan sentuhan kehangatan dan kemanusiaan, membuatnya lebih menarik dan dapat dipercaya oleh pembaca. Proses desainnya dimulai dengan pensil dan kertas untuk melestarikan keahlian buatan tangan sebelum digitalisasi, memastikan tidak ada nuansa yang hilang dalam transisi dari analog ke digital.

Meskipun Aptos sekarang akan menjadi font default di Word, Outlook, PowerPoint, dan Excel untuk jutaan pengguna, Microsoft mengakui bahwa font adalah pilihan pribadi. Oleh karena itu, mereka menyediakan opsi seperti Times New Roman, Arial, dan pesaing font lainnya—Grandview, Seaford, Skeena, dan Tenorite—untuk dipilih pengguna.

Font baru ini adalah bagian dari rangkaian fitur Microsoft yang lebih luas yang bertujuan membuat Microsoft 365 lebih ekspresif dan inklusif.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore