
Tim Semar Urban dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Jogjakarta, keluar sebagai juara di subkategori hidrogen di Shell Eco-marathon 2023, Mandalika, NTB, Sabtu (8/7).
JawaPos.com - Tim pelajar Indonesia sapu bersih seluruh subkategori di kompetisi Urban Concept di Shell Eco-marathon Asia-Pasifik dan Timur 2023, yang digelar di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Indonesia. Tim Semar Urban dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Jogjakarta, keluar sebagai juara di subkategori hidrogen dengan capaian jarak tempuh terbaik di 276,4 kilometer per meter kubik (km/m3).
Tim Semar Urban UGM yang baru pertama kali ini membawa teknologi hidrogen dalam kompetisi ini sukses mengalahkan juara sebelumnya yakni TP ECO FLASH dari Temasek Politeknik, Singapura, yang menduduki peringkat ketiga tahun ini. Sedangkan Tim HYD12OGEN dari Nanyang Technology University (NTU) Singapura menempat posisi kedua di subkategori sama.
Adapun ITS Team Sapuangin dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS Nopember) berhasil keluar sebagai juara satu di subkategori Internal Combustion Engine (ICE) dengan capaian waktu terbaik di 422,9 kilomter per liter (km/l). Di posisi kedua, ada Garuda UNY ECO TEAM 1 dari Universitas Negeri Yogyakarta dengan capaian waktu terbaiknya di 388,1 km/l.
Sedangkan di urutan ketiga ada Tim Antawirya dari Universitas Diponegoro dengan capaian waktu terbaik di 286,3 km/l. Pada subktegori baterai listrik, Tim Apatte62 Brawijaya dari Universitas Brawijaya menjadi pemenang dengan capaian waktu terbaik di 182,6 kilometer per kilowatthour (km/kWh).
Di posisi kedua dan ketiga ada ARJUNA UI TEAM dari Universitas Indonesia dan TITEN UNEJ TEAM dari Universitas Jember, dengan capaian waktu terbaik, masing-masing 171,6 km/kWh dan 115 km/kWh.
ITS Team Sapuangin dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS Nopember) berhasil keluar sebagai juara satu di subkategori Internal Combustion Engine (ICE), di Shell Eco-marathon 2023, Sabtu (8/7).
Manager team Semar Urban UGM, Eblin Alle Azarya mengaku sangat puas dengan capaian ini. Dia dan tim awalnya sempat ragu sebelum akhirnya memutuskan untuk merancang mobil hemat energi berbahan bakar hidrogen.
"Keraguan terbesar (adalah) karena kita belum ada referensi sama sekali sebelumnya. Jadi, itu salah satu tantangan buat kita, karena di Indonesia sendiri belum ada," ungkap Eblin, Sabtu (8/7).
Namun berkat kerja sama tim yang solid, Tim Semar Urban UGM bisa mengalahkan dua tim lain dari Singapura. Eblin pun berharap tim UGM lainnya, yaitu di kategori prototipe bisa mendulang kesuksesan yang sama.
"Sangat senang sekali karena ini pertama kali kita maju untuk hidrogen, dan kita mendapatkan hasil yang sangat baik. Jadi, ini menjadi acuan bagi kita untuk berinovasi," tutur Eblin.
Tak jauh berbeda dari Eblin, General Manager ITS Team Sapuangin Bayu Irfansyah Putra pun tidak terlalu yakin akan memperoleh capaian maksimal, melihat lawan-lawannya cukup berat. Meski begitu timnya tetap mengupayakan yang terbaik di ajang inovasi kendaraan paling efisien ini.
"Setiap attempt yang kita berikan, optimisme muncul," ucap Bayu. Untuk persiapan race besok, Minggu (9/7), tim tengah mematangkan strategi terbaik.
Tim Apatte62 Brawijaya dari Universitas Brawijaya menjadi pemenang subkategori baterai listrik, kategori Urban Concept di ajang Shell Eco-marathon 2023, Mandalika, NTB, Sabtu (8/7).
General Manger Apatte62 dari Universitas Brawijaya Kunindro Wisnu Nugraha mengakui, ajang Shell Eco-marathon kali ini diikuti oleh banyak tim pelajar yang luar biasa hebat dan inovatif. "Setiap tim punya keunggulan masing-masing, entah itu aerodinamika, sistem elektrikal, sistem power tread, vehicle dynamic, dan lain sebagainya," tuturnya.
"Tapi Alhamdulillah kalau kemarin (tahun lalu) kita mendapatkan juara dua untuk kategori urban listrik, sekarang juara satu," imbuh Wisnu. Timnya berharap bisa mempertahankan gelar juara dan mengikuti Shell Eco-marathon World Championship di Bangalore, India, Oktober mendatang.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
