JawaPos.com - Perusahaan analitik seluler global Opensignal kembali merilis analisis terbarunya. Dalam analisis terbaru Opensignal tentang pengalaman fixed broadband di Indonesia, perusahaan riset ini menganalis data terkait penurunan dari para pengguna di seluruh Jawa dan lima kota besar di Indonesia.
Analis Opensignal, Hardik Khatri menerangkan, analisis Opensignal kali ini menilai empat ukuran utama pengalaman pengguna broadband. Ini mencakup kecepatan unduhan broadband, kecepatan unduhan puncak, kecepatan unggahan, dan pengalaman video.
Namun perlu digarisbawahi, Opensignal kali ini hanya menyertakan penyedia-penyedia layanan fixed broadband persen dari basis pengguna. Dan untuk Jawa, Opensignal mempertimbangkan penyedia -penyedia dengan pangsa pasar lebih dari lima persen di sebagian besar kota yang termasuk dalam analisis ini.
"Kami memfokuskan analisis kami di Jawa karena populasi perkotaannya yang lebih luas, penetrasi fixed broadband yang lebih luas, dan jangkauan penyedia -penyedia yang lebih luas dibandingkan dengan wilayah-wilayah lain di Indonesia," ungkap Hardik terkait laporan resmi Opensignal.
Karakteristik paket berlangganan broadband, misalnya, tingkat kecepatan atau batas data, sangat bervariasi menurut penyedia dan penyebaran paket campuran akan memengaruhi hasil pengalaman rata-rata. Pengukuran Opensignal menangkap pengalaman pengguna, terlepas dari paket yang mereka beli dari penyedia mereka.
Kemudian, laporan ini menganalisis situasi dunia nyata end-to-end di semua paket pengguna yang mencakup transportasi data melalui jaringan inti penyedia dan konektivitas ke situs dan jaringan pengiriman konten yang menghosting layanan, aplikasi, dan situs web populer.
Dalam risetnya, Opensignal menemukan bahwa provider Biznet menjadi yang teratas dalam hal kecepatan unduhan broadband di Jawa bersama dengan First Media. Selain itu, Biznet mengungguli persaingan di berbagai kota, termasuk Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Bekasi, dengan selisih yang besar, dengan kecepatan unduh rata-rata berkisar antara 28,1 Mbps hingga 37 Mbps.
Pengguna Biznet dikatakan mendapat kecepatan puncak unduhan broadband tercepat di Surabaya, Bandung, dan Bekasi. Mereka mendapatkan kecepatan puncak di atas 100 Mbps di Surabaya dan Bekasi dan juga di Jakarta, di mana Biznet secara statistik seimbang dengan First Media untuk menempati posisi teratas dalam kecepatan unduhan puncak broadband.
Opensignal juga menemukan kalau Biznet menonjol dalam hal kecepatan unggahan broadband, dimana para pengguna mendapat kecepatan unggahan rata-rata tercepat di Jawa, serta di kota Jakarta, Surabaya, Bandung dan Bekasi.
"First Media mengimbangi Biznet, berbagi posisi teratas dalam kecepatan unduhan broadband di Jawa. First Media menempati posisi kedua untuk metrik ini jika dilihat dari hasil khusus kota di Jakarta, Surabaya, dan di Bekasi bersama provider Oxygen. Pengguna First Media juga mendapatkan kecepatan unduhan puncak broadband terbaik kedua di Jawa, dan di Jakarta seimbang dengan Biznet di posisi teratas," lanjut Hardik.
Dalam hal pengalaman video broadband, pengguna First Media disebut menikmati pengalaman video broadband terbaik di Jawa, di peringkat keempat penyedia yang meraih peringkat Baik (58-68). First Media, My Republic, dan Biznet berbagi posisi teratas untuk pengalaman video broadband di Surabaya.
"Pengguna XL, yang juga mulai terjun ke bisnis fix broadband melalui layanan XL Satu juga disebut lumayan bisa menikmati pengalaman video broadband terbaik di Bekasi, sementara pengguna IndiHome, My Republic, dan MNC Play mendapatkan pengalaman terbaik di Medan," pungkas Hardik.