Hancurnya Intelektualitas dan Moralitas
Sayangnya, status profesor yang seharusnya menjadi simbol intelektualitas dan moralitas justru dicemari oleh masyarakat kampus sendiri. Para dosen yang kebelet (meminjam istilah Deddy Mulyana) mengejar profesor tetapi dengan cara-cara yang melanggar moral dan etika akademis telah meruntuhkan martabat profesor. Seperti yang terjadi di salah satu perguruan tinggi negeri di Kalimantan Selatan, para dosen ramai-ramai mengusulkan guru besar, tapi diduga cara-cara yang dilakukan melanggar moral dan etika.
Motivasi para dosen untuk mengejar status profesor lebih karena faktor ekonomi berupa tunjangan dan kewenangan akademis. Ada keistimewaan pada guru besar, yaitu berupa tunjangan khusus dan masa pensiun sampai usia 70 tahun. Itulah yang tampaknya menjadi faktor pendorong para dosen untuk mengejar status profesor meskipun dengan segala cara.
Cara yang dilakukan sebagian dosen dan beberapa perguruan tinggi dalam memperoleh predikat profesor inilah yang tampaknya menggoda para politikus dan birokrat ikut-ikutan mengejarnya. Ketidakmampuan masyarakat kampus dalam menjaga kehormatan dan kemartabatan profesor tanpa disadari telah merusak citra profesor sebagai simbol intelektualitas dan moralitas. Jika demikian, status perguruan tinggi sebagai pusat peradaban yang di dalamnya ada intelektualitas dan moralitas bisa hancur. (*)
*) WARSONO, Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Negeri Surabaya

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
