
Ilustrasi
Adapun pemerintahan ketuhanan dipropagandakan melalui skeptisisme pada Pancasila dan promosi sistem khilafah sebagai solusi atas seluruh problem kebangsaan kita. Sedangkan jihad atas nama Tuhan dipropagandakan melalui pemilu sebagai perang yang harus disongsong dengan jihad politik antara yang suci dan yang zalim (thoghut).
Lalu, apa solusinya?
Tak lain kecuali dengan mengakomodasi nilai-nilai kemanusiaan dengan menawarkan nalar yang secara filosofis lebih memihak kepada manusia, tanpa menegasikan Tuhan. Yakni nalar Islam antroposentris.
Sebuah nalar yang dibangun di atas prinsip-prinsip dasar Islam bahwa tauhid diproyeksikan untuk menyelamatkan manusia dari otoritarianisme, kasih sayang Tuhan meliputi segala sesuatu, manusia adalah makhluk yang dimuliakan (QS Al Isra': 70) sebagai entitas yang ditiupkan dari ruh Ilahi (QS Al Hijr: 29) dan diberikan kebebasan (free will) dan kemerdekaan dengan akalnya (termasuk untuk memilih agamanya sebagai hak dan tak boleh dipaksa) yang jika membunuh satu orang saja seperti membunuh semua manusia (QS Al Maidah: 32).
Sehingga, dengan nalar sehat semacam itu, agama (Islam) tak lagi bisa dijadikan propaganda sakralisasi dehumanisasi dan religionisasi kekerasan. Tapi justru menjadi kekuatan sakralisasi kemanusiaan dan religiuisasi perdamaian. (*)
*) Peneliti di Gerakan Islam Cinta

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Deretan 11 Kuliner Pempek Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Kasus Korupsi Sritex, Mantan Dirut Bank Jateng Dituntut 10 Tahun
Sisa 6 Laga Tersisa, Ini Jadwal Persib, Borneo FC, dan Persija di Super League! Siapa yang Jadi Juara
