Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 14 Februari 2026 | 00.06 WIB

Koperasi, Ekonomi Indonesia dan Relevansi Gen Z

Deva Rachman, Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi & Praktisi Public Affairs Global. (Istimewa). - Image

Deva Rachman, Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi & Praktisi Public Affairs Global. (Istimewa).

Koperasi Start-Up dan Digital Creative adalah salah satu yang dapat digarap untuk meningkatkan minat anak muda selain memberikan lapangan pekerjaan bagi mereka selain menyediakan sisa hasil usaha akhir tahun.

Koperasi amat menarik bagi anak muda dengan berbagai keunikannya, yaitu pertama anak muda saat ini lebih tertarik pada bisnis yang fokus ada alternatif etis di luar perusahaan tradisional yang hanya mengejar profit semata.

Gerakan koperasi menawarkan Pemberdayaan dan Kepemilikan di mana anggota secara langsung bisa mengontrol perusahaan secara demokratis atas usaha mereka, ini memungkinkan para generasi muda jadi pemilik bukan hanya sebagai buruh atau objek penderita suatu usaha. Yang kedua adalah keselarasan nilai, dengan prinsip koperasi yang peduli terhadap komunitas dan keanggotaan sukarela, amat cocok dengan DNA anak muda Gen Z dan prioritas sosial mereka.

Yang ketiga adalah kewirausahaan dan kebebasan dalam berusaha, koperasi yang dipimpin pemuda seperti mobil berbasis layanan anak muda, services industry memberikan pemahaman dan pengalaman langsung dalam manajemen sinis dn liberasi keuangan.

Terakhir adalah peluang ekonomi di mana koperasi dapat menciptakan lapangan kerja di wilayah yang tersulit seperti mencari pekerjaan yang layak , bahkan seringkali dapat meningkatan pendapatan anak-anak muda secara signifikan. Dalam studi CICOPA (Young Entrepreneurship in Cooperative), lebih dari 60% pesertanya mengalami peningkatan pendapatan yang signifikan dengan proteksi pekerjaan yang lebih baik daripada sektor perusahaan tradisional.

Apa yang harus Indonesia lakukan?
Indonesia baru-baru ini menggagas 83 ribu koperasi desa dan kelurahan merah putih di mana 30 ribu ditargetkan beroperasi pada bulan Maret ini. Apakah target ini terlalu besar? Tidak ada yang terlalu besar dalam mimpi yang besar.

Dengan kekuatan dan senjata rahasia angkatan pemuda Indonesia sebesar 140 juta orang, Indonesia memiliki segala kekuatan untuk membalikan keadaan asalkan didukung oleh strategi yang mumpuni untuk menggerakkan para pemuda ini. Saatnya generasi muda berkoperasi dan saat nya Indonesia menjawab tantangan dan mimpi sejak hampir 120 tahun yang lalu, menjadi bangsa yang besar, berkoperasi dan berkeadilan.

*) Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi & Praktisi Public Affairs Global

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore