Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Agustus 2018 | 05.10 WIB

Bamsoet Ingatkan BUMN Tak Bayar Utang dengan Aset Negara

Ketua DPR, Bambang Soesatyo meminta pemerintah tak menjual aset negara untuk membayar hutang. - Image

Ketua DPR, Bambang Soesatyo meminta pemerintah tak menjual aset negara untuk membayar hutang.

JawaPos.com - Ketua DPR Bambang Soesatyo mengingatkan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) segera melakukan penjadwalan ulang atau reschedule pembayaran utang perusahaan pelat merah. Di mana totalnya pada tahun ini mencapai Rp 4.825 triliun.


Menurutnya, jumlah itu meningkat Rp 453 triliun dibandingkan akhir tahun 2017. Bamsoet-sapaannya- mengatakan, BUMN harus bisa menyelesaikan persoalan utang. Namun, hal yang harus dihindari adalah membayar utang dengan menjual aset negara.


“Meminta Kementerian BUMN agar melakukan reschedule pembayaran utang dan berusaha untuk menyelesaikan utang yang ada dengan tidak melakukan negosiasi peminjaman utang kembali, dan tidak menjual aset negara,” ujar dia melalui pesan singkat, Selasa (31/7).


Legislator Partai Golkar itu juga meminta Kementerian BUMN melakukan kajian tentang kemampuan perusahaan-perusahaan pelat merah untuk meningkatkan kinerja. “Terutama untuk meningkatkan kemampuan untuk membayar pinjaman utang,” katanya.


Bamsoet juga meminta kementerian pimpinan Rini Soemarno itu melakukan klasifikasi BUMN yang kurang mampu dalam mengelola manajemen dan pembayaran utang. “Agar dapat melakukan merger dengan BUMN yang mempunyai kapabilitas yang lebih baik,” pungkasnya.


Editor: Imam Solehudin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore