
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu (kiri) bersama Sekretaris Jenderal PKS Habib Aboe Bakar Al Habsyi (kanan) membacakan ikrar pada Rapimnas DPP PKS 2022 di Jakarta, Selasa (21/6/2022). Pada penutupan Rapimnas tersebut PKS memaparkan en
JawaPos.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu menyampaikan bahwa pihaknya menghormati rencana pembentukan koalisi antara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Gerindra yang tengah ramai diberitakan.
"Tentu, kami menghormati kalau ada partai-partai yang mau melakukan koalisi, saya hormati. Kalau PKB dengan Gerindra, kami hormati lah," ujar Syaikhu kepada wartawan di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Jumat (29/7).
Menurut dia, pada dasarnya, pembentukan koalisi oleh partai politik di Tanah Air memang patut dihormati karena hal tersebut merupakan upaya untuk memunculkan lebih banyak kandidat dalam kontestasi pada Pemilu 2024 mendatang. "Koalisi ini bagian dari hal yang harus kita jaga bersama agar lebih banyak lagi kandidat yang bisa maju dalam kontestasi Pemilu 2024," ucap Syaikhu.
Lalu, tambah dia, jika koalisi antara PKB dan Gerindra benar-benar diwujudkan, secara otomatis rencana pembentukan koalisi di antara PKS dan PKB dengan nama "semut merah" secara otomatis dibatalkan. "Ya, otomatis (dibatalkan)," ucap Syaikhu.
Di tengah koalisi yang sudah ada ataupun direncanakan untuk segera dibentuk, seperti Koalisi Indonesia Bersatu yang telah dibentuk oleh Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) atau koalisi yang direncanakan dibentuk oleh PKB dan Gerindra, Syaikhu menegaskan PKS belum memutuskan koalisi yang akan menjadi pilihan mereka.
Keputusan itu, kata dia, akan dibahas secara lebih lanjut dengan Majelis Syura PKS. "(Pilihan koalisi) akan dibahas nanti lebih lanjut dengan Majelis Syura. Ke depan, akan kami laksanakan (pembahasannya)," ucap Syaikhu. (*)

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
