
Ilustrasi: Pilpres 2019
JawaPos.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengundurkan diri dari Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (KIK).
Saat dikonfirmasi, Sekretaris Jenderal Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Verry Surya Hendrawan mengatakan, mundurnya Sri Mulyani ini karena memang permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Presiden Jokowi sebagai kepala negara tetap mengutamakan dan mengedepankan kepentingan nasional," ujar Verry kepada JawaPos.com, Selasa (21/8).
Oleh karenanya, Presiden Jokowi menginginkan Sri Mulyani tetap fokus pada pemerintahan di Kabinet Kerja. Sehingga nantinya tidak perlu ikut serta dalam tim pemenangan.
"Inilah alasan Bu Sri Mulyani kemudian tetap diminta fokus kepada tugas-tugas beliau sebagai menteri di kabinet," katanya.
Verry menambahkan, struktur tim kampanye yang diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih bisa direvisi sebelum 25 September masa kampanye Pilpres 2019.
"Karena masih dapat mengalami perubahan hingga sebelum H-1 kampanye dimulai," pungkasnya.
Diketahui, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dalam Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (KIK) dipercaya sebagai dewan pengarah. Adapun dua menteri lainnya seperti Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung yang juga dipercaya sebagai dewan pengarah.
Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengaku bahwa dia mundur dari Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin pada Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019.
Hal itu dikatakannya sesuai arahan dari Presiden Jokowi karena Jokowi meminta Sri Mulyani ditugaskan untuk fokus mengelola keuangan negara saja. Instruksi Jokowi itu disambut baik oleh Sri Mulyani. Menurut dia, keuangan negara memang membutuhkan perhatian lebih.
Oleh sebab itu, wanita yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan pada era Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono tersebut tidak terlalu mempersoalkan apabila keluar dari struktur tim kampanye nasional.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022