Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 19 Desember 2022 | 16.42 WIB

Menag Yaqut Sebut Menghapus Politik Identitas Tidak Mudah

Caption : Menag Yaqut Cholil Qoumas membuka Pekan Olahraga dan Seni Antarpondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) ke IX di Solo (23/11) malam. Foto : Humas Kemenag - Image

Caption : Menag Yaqut Cholil Qoumas membuka Pekan Olahraga dan Seni Antarpondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) ke IX di Solo (23/11) malam. Foto : Humas Kemenag

JawaPos.com - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) membahas upaya pencegahan praktik politik identitas jelang Pemilu 2022. Sehingga pemilu mendatang bisa berjalan lebih sehat.

Yaqut mengapresiasi upaya Bawaslu dalam upaya menangani politisasi identitas. Mengingat hal itu menjadi pekerjaan rumah yang begitu berat.

"Saya turut senang jika banyak pihak yang terlibat menangani persoalaan yang substantif ini. Terus terang, pekerjaan ini tidak mudah. Menjaga republik ini tidaklah mudah, harus banyak yang terlibat," ujar Yaqut kepada wartawan, Senin (19/12).

Sementara itu, Ketua Bawaslu Rahmat Bagja mengatakan, pihaknya tidak bisa bekerja sendiri dalam mengendalikan politik identitas. Oleh karena itu, seluruh stakeholder terkait harus bekerja berdampingan

"Memang kita perlu kesepakatan bersama menangani politisasi identitas, atau politisasi SARA. Ini yang Bawaslu coba dalam beberapa pertemuan untuk mendiskusikan hal ini," ucap Bagja.

Kemenag dan Bawaslu telah menggelar diskusi mengenai persoalan ini. Dalam pertemuan itu, dibahas juga tentang larangan kampanye di tempat ibadah dan tempat pendidikan.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore