
Ketua KPU, Arief Budiman. Arief mengklaim bahwa timnya menemukan dugaan seorang napi korupsi nyaleg.
JawaPos.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menemukan sejumlah nama bakal calon anggota legislatif (bacaleg) bermasalah. Mereka terindikasi pernah menjadi narapidana kasus korupsi.
Hal tersebut sebagaimana diungkapkan Ketua KPU, Arief Budiman. "Kami masih mengumpulkan data karena dibeberapa daerah ada informasi tentang itu (mantan napi korupsi), seperti di NTB (Nusa Tenggara Barat), Sumut (Sumatera Utara) ada informasi," kata Komisioner KPU Wahyu Setiawan di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (19/7).
Arief menambahkan, pihaknya belum bisa membocorkan lebih rinci mengenai nama-nama caleg yang diduga merupakan mantan napi korupsi. Namun, dia memastikan saat ini tak ada mantan koruptor pada caleg di tingkat DPR RI.
"Kami belum menemukan (mantan koruptor menjadi caleg DPR RI). Dugaannya di daerah (tingat kota/kabupaten/provinsi," ungkapnya.
Arief mengimbau kepada parpol-parpol untuk mencalonkan kader-kader parpol yang baik. Dia pun meminta semua pihak untuk menghormati PKPU yang telah disahkan.
"Sebab PKPU sudah diundangkan. Itu artinya semua pihak dianggap mengakui," tegas dia.
"Tentu saja kita juga hormati upaya pengujian lewat MA. Tetapi sepanjang belum ada putusan MA, maka saat ini KPU tetap berpegang dan berpedoman kepada PKPU itu," pungkasnya.
Adapun larang napi mantan kasus korupsi nyaleg, tertuang dalam peraturan KPU nomor 20 tahun 2018 pasal 4 Ayat (3) Bab II.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
