
Photo
JawaPos.com-Politisi Partai Golkar sekaligus Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily menyebutkan, pada 2024 nanti Indonesia akan kembali riuh. Ruang-ruang publik akan dibanjiri informasi soal pemilu. "Baik pileg, pilpres, maupun pilkada," kata Ace dalam seminar Etika Politik untuk Membangun Peradaban Bangsa di Universitas Budi Luhur pada Rabu (18/1).
Ace sependapat dengan pernyataan Rektor Universitas Budi Luhur Wendi Usino, bahwa pada 2024 nanti Indonesia akan kembali riuh. Keriuhan tidak hanya terjadi di ruangan fisik. Tetapi juga merambah ruang digital seperti media sosial dan sejenisnya.
"Ruang publik akan dipenuhi berbagai opini, berita, informasi di media formal atau sosial," katanya. Keriuhan informasi tersebut bakal mempengaruhi pikiran masyarakat. Untuk itu dia berharap sejak saat ini sudah dibangun proses atau iklim politik yang mengedepankan etika. Supaya peradaban bangsa ini tidak hancur hanya karena politik sesaat.
Ace mengatakan secara garis besar, politik itu sangat komplek. Tetapi dia mengatakan, politik bisa diartikan sebagai instrumen untuk meraih kekuasaan. Kemudian juga untuk mengisi dan mempertahankan kekuasaan. Dia menegaskan politik untuk merebut, mempertahankan, dan mengisi kekuasaan harus dijalankan dengan beretika.
Dalam seminar tersebut, sekaligus diluncurkan Sekolah Pintar Politik. Kepala Magister Komunikasi Budi Luhur Umaimah Wahid mengatakan, peluncuran Sekolah Pintar Politik bertujuan untuk memberikan dan menambah wawasan dan pemahaman peserta seminar terhadap politik santun dan berintegritas dalam perpolitikan Indonesia.
"Bagi calon pemilih pun diharapkan memiliki pemahaman dan kesadaran terhadap calon-calon yang dipilih," katanya. Diantaranya dengan mengimplementasi nilai kebudiluhuran yang dimiliki sebagai warga cerdas berbudi luhur. Demi mencapai kemaslahatan dalam menentukan para wakil rakyat di ranah pemerintahan negara yang bijaksana tertanam sikap sopan, santun, dan terintegrasi.
Dia mengatakan santun politik dimaknai bahwa aksi politik tidak membawa perpecahan. Kemudian tidak saling hujat dan saling mencela bahkan memaki untuk kepentingan kubu politik tertentu. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
