
Ilustrasi: Pilpres 2019
JawaPos.com - Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno terlihat lebih sering tampil dan melakukan kunjungan ke berbagai daerah untuk bersosialisasi ketimbang pasangannya, Prabowo Subianto. Sandiaga sempat berdalih bahwa dirinya lebih sering tampil ketimbang Prabowo lantaran dia masih kurang dikenal. Sementara Prabowo, kata Sandi, lebih dominan menanggapi isu-isu strategis, sesuai rancangan dan strategi pemenangan di Pilpres 2019.
Pengamat politik dari Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago berpendapat, fenomena itu tidak bisa dilihat secara normatif saja. Lebih dari itu, jarangnya Prabowo tampil di hadapan publik sebagai capres bisa diasumsikan dalam dua perspektif.
Pertama, Prabowo masih menganggap waktu penyelenggaraan Pilpres masih panjang, sehingga dibutuhkan strategi yang tepat. Kedua, lanjut Pangi, karena memang Mantan Danjen Koppasus itu tidak serius dalam memenangi Pilpres.
“Asumsi saya bisa saja memang Prabowo tidak serius (maju),” ujar Pangi dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Jumat (18/11).
Dia menduga, Prabowo hanya ingin menyelamatkan partai Gerindra di Pemilihan Umum Legislatif. Pangi berpendapat, hal ini melihat survei yang cenderung menampilkan elektabilitasnya yang masih stagnan.
Pangi menambahkan, Prabowo dan Sandiaga punya kepentingan masing-masing maju di Pilpres mendatang. Prabowo ingin menyelamatkan Gerindra dan Sandiaga ingin berinvestasi untuk kontestasi politik di 2024 mendatang. Karena itulah, pada persiapan Pilpres 2019 Prabowo terlihat hanya Sandiaga yang sibuk bersosialisasi.
"Bagi Prabowo, kalah pun enggak masalah. Sandi juga enggak ada beban karena itu adalah itu modal buat Sandiaga untuk di 2024,” katanya.
Merujuk dari ketidakseriusan Prabowo dan Sandi itulah, Pangi menilai wajar jika Partai Demokrat tidak all out ikut memenangkan Prabowo-Sandiaga.
Demokrat bahkan lebih mementingkan dan fokus untuk menang di Pileg 2019. Karena alasan itu pula Demokrat berpikir pragmatis dan membebaskan kader-kadernya untuk memilih Prabowo atau Jokowi di Pilpres mendatang.
Begitu juga dengan PAN, menurut Pangi, sudah menjawab bahwa mereka tidak akan serius di Pilpres, dan justru serius di Pileg.
Kendati demikian, dia berharap, jarang tampilnya Prabowo murni karena menunggu momentum. Prabowo menganggap waktu masih panjang dan sedang merancang strategi yang tepat untuk memenangkan pertarungan.
“Ini tidak bagus bagi sistem perpolitikan dan demokrasi di Indonesia,” pungkasnya.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
