
Ilustrasi: Hoaks
JawaPos.com - Saat ini media sosial marak dengan kabar hoaks. Terbaru adalah soal kebohongan publik yang dilakukan aktivis Ratna Sarumpaet soal luka lebam di wajahnya.
Ketua Umum DPP Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Bursah Zarnubi mengatakan berita bohong atau hoaks dalam konteks politik dapat mengganggu stabilitas nasional.
"Karena konteks politik bisa menggangu stabilitas nasional dan bisa mengganggu ketertiban membuat situasi yang krusial seperti kasusnya Ratna Sarumpaet," ujar Bursah dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Senin (15/10).
Bursah menilai, Pilpres 2019 adalah pertarungan yang akan sarat permainan-permainan politik. Sehingga dia berharap semua pihak jangan menggunakan isu-isu hoaks dalam hajatan lima tahunan ini.
Pesta demokrasi ini harus disambut dengan gembira oleh seluruh masyarakat Indonesia. Sehingga jangan dirusak dengan cara-cara kotor. Termasuk hoaks.
"Pilpres ini harus berjalan mulus agar adanya siapapun presiden yang dipilih berdasarkan pilihan rakyat," pungkasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
