
Photo
JawaPos.com - Kunjungan kerja Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dan Menteri Perdagangan (Mendag) M Lutfi ke New York, Amerika Serikat mendapatkan kritikan. Musababnya, beredar sebuah video pendek yang menampilkan dua pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut tidak memakai masker dan tertawa semringah, saat masyarakat Indonesia menghadapi pandemi Covid-19.
Menanggapi hal tersebut, pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), Ujang Komarudin mengaku aneh kepada Bahlil dan Lutfi tersebut. Karena di saat masyarakat diminta disiplin menerapkan protokol kesehatan. Namun dua menteri Jokowi tersebut malah abai.
"Itu tentu contoh yang tidak baik karena di saat yang sama rakyat Indonesia diminta untuk taat terhadap protokol kesehatan, salah satunya menggunakan masker bahkan maskernya harus dobel. Tetapi menteri kita bawahan langsung Presiden, memberikan contoh yang tidak bagus bagi rakyat Indonesia," ujar Ujang kepada JawaPos.com, Rabu (14/7).
Bahkan Ujang mengatakan, masyarakat yang melanggar protokol kesehatan saat pandemi Covid-19 ini mendapatkan sanksi dari petugas keamanan, termasuk memberikan denda. Sehingga dia mengaku aneh kelakuan dua menteri tersebut.
"Bahkan banyak rakyat yang tidak memakai masker didenda, lalu kenapa menterinya melakukan seperti itu. Itu contoh keteladanan yang tidak bagus," katanya.
Oleh sebab itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini, meminta kepada Presiden Jokowi dengan tegas menegur Bahlil dan M Lutfi tersebut. Karena disiplin menerapkan protokol kesehatan merupakan kesepakatan yang mesti dipatuhi semua masyarakat Indonesia.
"Mestinya Pak Jokowi menegur dengan keras ya, karena itu memakai masker komitmen bersama bangsa, karena itu merupakan instruksi Presiden," ungkapnya.
Sementara terpisah Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman menolak berkomentar lantaran dirinya pada hari ini disibukkan dengan agenda uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test di Komisi I DPR, terkait calon Duta Besar.
"Saya seharian fit and proper test Dubes. Jadi tidak mengikuti berita," katanya kepada JawaPos.com.
Kemudian JawaPos.com telah meminta konfirmasi dari Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno dan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeloko namun belum ada yang memberikan tanggapan.
Baca juga: Covid-19 Tak Terbendung Jika Masyarakat Abai Prokes
Adapun dari video singkat kunjungan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dan Mendag M Lutfi ke New York, Amerika Serikat ditemani oleh Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Mardani H Maming, dan mantan Anggota DPR Partai Demokrat Michael Wattimena.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Menlu Iran Ungkap Dugaan Kebocoran Intelijen di Jantung Kekuasaan, Serangan yang Tewaskan Khamenei Dinilai Sudah Diketahui Musuh
Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf usai Diduga Hina Wartawan "Lu punya otak enggak sih?"
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Polisi Periksa Saksi dan CCTV, Ungkap Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Indonesia Jesslyn Wijaya
