
Puan Maharani saat berfoto bersama usai pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019-2024 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2019). Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
JawaPos.com - DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengelar fit and proper test untuk calon kepala daerah. Di antara calon wali kota Solo yang diikuti oleh tiga calon. Ketiga calon antara lain, Gibran Rakabuming Raka, Achmad Purnomo dan Teguh Prakoso.
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiayanto mengatakan, kota Solo menjadi salah satu bagian penting partai berlogo banteng ini. Itu karena kepala negara Presiden Joko Widodo (Jokowi) lahir dan besar di Solo.
"Kota Solo itu juga penting dan strategis karena proses kepemimpinan Jokowi juga berasal dari Solo," ujar Hasto di DPP PDIP, Jakarta, Senin (1/2).
Hasto juga menuturkan, Solo adalah salah satu basis pemenangan partai nuasa merah ini di Jawa Tengah. Sehingga PDIP tidak ingin salah pilih siapa yang akan diusung di pemilihan wali kota Solo.
"Solo merupakan die hard (Pendukung garis kerasnya) banteng di Jawa Tengah. Jadi kita akan lakukan proses ini dengan sebaik-baiknya dan sesuai juga dengan mekanisme partai," katanya.
Fit and proper test tiga calon tersebut akan meliputi sejumlah tanya jawab soal kepemimpinan. Salah satunya adalah bagaimana menjalankan kepemimpinan di Solo.
"Seperti komitmen di dalam menjalankan kepemimpinan sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah," ungkapnya.
Hasto mengatakan, panelis yang akan melakukan fit and proper test antara lain Ketuaa DPP PDIP Puan Maharani dan Djarot Saiful Hidayat yang juga mantan Gubernur DKI Jakarta.
Sekadar informasi, putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka juga telah mendaftar ke DPD PDIP Jateng untuk maju di Pilwali Solo. Sementara selain Gibran, ada juga kader PDIP Achmad Purnomo dan Teguh Prakoso yang ingin memperebutkan rekomendasi dari PDIP untuk bisa maju di Pilwali Solo.
Diketahui, Pilkada serentak 2020 akan diselenggarakan di 270 wilayah di Indonesia. Jumlah tersebut terdiri dari pemilihan gubernur dan wakil gubernur, pemilihan wali kota dan wakil wali kota, serta bupati dan wakil bupati.
Adapun pemilihan gubernur dan wakil gubernur berlangsung di sembilan provinsi. Yakni Sumatra Barat, Jambi, Bengkulu, Kepulauan Riau, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah.
Sementara pemilihan wali kota dan wakil wali kota akan dilaksanakan di 37 kota yang tersebar di 32 provinsi. Sedangkan pemilihan bupati dan wakil bupati bakal digelar di 224 kabupaten. Rencananya, Pilkada akan digelar pada 23 September 2020.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
