
Wakil Ketua Dewan Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid (NHW), mengaku tak sepakat dengan anggapan ada pihak yang sengaja mendelegitimasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Pemilu 2019.
JawaPos.com - Wakil Ketua Dewan Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid (NHW), mengaku tak sepakat dengan anggapan ada pihak yang sengaja mendelegitimasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Pemilu 2019. Menurut dia, justru karena perbuatan KPU lah yang medelegitimasi lembaganya sendiri.
"Kalau KPU melakukan perilaku-perilaku yang dapat dikritisi oleh publik, itu tandanya KPU dinilai mendelegitimasi dirinya sendiri," ujar HNW di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/1).
HNW lantas mengungkapkan, alasan ihwal kenapa KPU dianggap telah mendelegitimasi dirinya sendiri. KPU, menurut dia, dalam penyelenggaraan pemilu kali ini, kerap kali mengeluarkan keputusan atau kebijakan kontroversi mulai dari, menyediakan kotak suara berbahan kardus, hingga pembatalan penyampaian visi-misi capres-cawapres.
"Termasuk juga soal penetapan DPT yang berlarut-larut dan kontroversinya berkepanjangan," ungkapnya.
Atas dasar itu, HNW juga merupakanWakil Ketua MPR itu meminta KPU kembali bangkit dan menunjukan netralitasnya sebagai lembaga penyelenggaran demokrasi yang independen. Sehingga, publik bisa percaya 100 persen.
"Segeralah KPU bangkit dan jadikan diri Anda sebagai lembaga yang independen, adil, dan tidak mendelegitimasi diri anda sendiri. Karena ini sangat serius dan berpengaruh ke hasil pemilu 2019," tandasnya.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
