
Guru memberikan materi saat pembelajaran jarak jauh (PJJ) kepada siswa kelas XI secara daring di SMA Negeri 8 Jakarta, Senin (13/7/2020). Kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di sekolah tersebut bertujuan untuk mencegah penyebaran COVID-19 di lingkunga
JawaPos.com - Pandemi Covid-19 telah mengubah kebiasaan hidup masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Salah satunya untuk sektor pendidikan, pembelajaran yang biasanya dilakukan di sekolah, kini harus dilakukan secara daring.
Heri Ismanto, Kepala Sekolah SD Mardi Rahayu 01 Ungaran mengatakan, sebelum pandemi banyak terpancar kebahagiaan dan kegembiraan di wajah para murid. Namun, saat ini hal itu tidak terjadi lagi karena mereka belajar dari rumah.
"Tidak terpikirkan sama sekali Covid-19 akan merubah ini. Sekolah menjadi sepi, kelas kosong, halaman tanpa anak bermain dan kantor diisi guru yang piket saja," kata dia dalam siaran YouTube Vox Populi Institute Indonesia dikutip, Senin (19/7).
Hal ini pun tidak sepenuhnya diterima oleh pihaknya. Oleh karena itu, dilakukanlah inovasi agar anak-anak dapat belajar dengan menyenangkan meskipun hanya dari rumah.
"Apakah kami menerima kondisi ini dan menerima apa adanya, mau seperti ini atau berbenah, apa yang kami benahi, kami mengubah mindset kami, kami meyakini bahwa kita semua dapat membuat perubahan," tutur dia.
"Tidak peduli seberapa besar masalah dan waktu tersedia dan seberapa kecil anggaran. Kami juga harus berani menerima tantangan revolusi industri 4.0, lalu menerapkan kecekapan hidup abad 21," imbuhnya.
Keberanian untuk menerapkan filosofi Bapak Pendidikan Indonesia, yakni Ki Hadjar Dewantara pun dilakukan. Filosofi tersebut berbunyi siapa saja adalah guru, siapa saja adalah peserta didik dan di mana saja adalah kelas.
"Dari modal itu kami bertransformasi, kami merubah cara kami," kata dia.
Mskipun pembelajaran secara daring, pihaknya dapat menghasilkan berbagai produk. Mulai dari podcast hingga animasi. "Ada podcast, cloud, animasi digital, ini semua kami lakukan agar anak-anak tetap mendapatkan pengetahuan dan keterampilan sosial maupun spiritual," tandasnya.

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Diprediksi Menang, Tapi Laga Berjalan Alot
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026: El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Adrien Rabiot Waspadai Lini Serang Lawan
