Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 24 November 2018 | 05.15 WIB

Djoko: Orang Mau Nyumbang Dana Juga Takut, Prabowo Itu Jujur

Dana kampanye pasangan calon nomor urut 02 Prabowo-Sandi mulai menipis. - Image

Dana kampanye pasangan calon nomor urut 02 Prabowo-Sandi mulai menipis.

JawaPos.com - Logistik Koalisi Indonesia Adil Makmur disebut masih belum cukup untuk menutup kebutuhan Pilpres 2019. Prabowo Subianto sebagai Calon Presidennya (Capres) juga mengakui hal itu.


Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Djoko Santoso sepakat dengan hal tersebut. Kekurangan dana ini terbukti dari belum masifnya alat peraga kampanye (APK) yang dipasang oleh kubu mereka.


"Ya memang masih terbatas lah. Yang jelas orang sudah pasang bendera, kami belum. Baliho belum," ucap Djoko di Gedung Joang Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (23/11).


Meski demikian, mantan Panglima TNI itu tidak mau mengungkapkan total nominal kekurangan dana. Menurutnya, hal itu menjadi ranah internal koalisi.


Lebih jauh, Djoko mengakui, koalisinya memang mengalami kendala dalam pengumpulan logistik kampanye. Pasalnya, kata Djoko memang posisi penantang kurang diuntungkan untuk menarik penyumbang dana.


"Ya jelas nggak (skema pendanaan lain, Red) lah. Oposisi nerima dari mana? Orang mau nyumbang pun takut, Prabawo itu jujur dia," pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore