
Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bowo Sidik Pangarso memberikan hak pilihnya di TPS 012 Guntur, KPK, Jakarta, Rabu (17/4/19). Sebanyak 63 tahanan KPK memberikan hak suaranya pada Pemilu 2019. FOTO: HENDRA EKA/JAWA POS
JawaPos.com - Sebanyak 36 dari 76 tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang punya hak pilih, menyalurkan hak pilihnya pada pemilu 2019. Itu artinya ada setengah pasien KPK yang memilih tidak memberikan hak suaranya.
Menanggapi hal itu, juru bicara KPK Febri Diansyah menyatakan lembaganya hanya bertugas memfasilitasi para tahanan untuk menyoblos. KPK, kata Febri, tak boleh memaksa seseorang untuk memberikan suaranya.
"Kewajiban KPK hanya memfasilitasi hak mereka untuk memberikan hak suara, karena itu hak. Maka KPK tidak bisa memaksa, siapa pun tidak bisa memaksa," katanya pada awak media, Kamis (18/4).
"Jadi, kalau ada tahanan yang tidak memberikan hak suaranya itu kembali kepada mereka masing-masing," imbuhnya.
Sebelum waktu pencoblosan, kata Febri, para tahanan sempat meminta agar tak memakai rompi dan borgol saat dibawa ke rutan K4 KPK. Namun, permintaan itu tak bisa dikabulkan lantaran bertentangan dengan aturan yang berlaku.
Lebih lanjut, dia membeberkan, dikarenakan masalah itu juga, setengah tahanan KPK memutuskan tidak ikut mencoblos. "Tapi, kalau tidak digunakan (hak suaranya), KPK tidak bisa memaksakan. Mereka akhirnya menandatangani pernyataan tidak memberikan hak suara pada pemilu kemarin," ungkapnya.
Untuk diketahui, dalam pemungutan suara yang dilakukan di Rutan KPK, total ada 36 tahanan yang menggunakan hak pilih pada Tempat Pemungutan Suara (TPS) 012 Guntur di Rutan KPK. Padahal total pemilih yang tercatat sebanyak 76 orang.
"Yang nyoblos itu cuma 25 dari yang 65 itu. Ditambah 11-nya, jadi 36 (orang) totalnya," pungkas petugas KPPS Ria Supriana di Rutan KPK, Rabu (17/4).

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
