
Haji Masnuh.
JawaPos.com – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyebut salah satu peserta Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur (Jatim) sebagai calon yang keminter alias sok pintar. Pernyataan itu mendapatkan respons dari Haji Masnuh yang merupakan orang dekat Gus Dur.
Seharusnya Risma memberi contoh yang baik. Bukan malah menciptakan kegaduhan politik jelang coblosan Pilgub Jatim. "Apa yang disampaikan Bu Risma itu tidak etis. Sebagai pejabat publik, seharusnya dia mengayomi semuanya. Kalaupun memihak, karena dia juga kader Parpol, tetap ada etika dan aturan mainnya. Jangan ngomong seenaknya begitu soal pasangan calon. Terlebih dia pejabat publik," ucap Masnuh, Rabu (13/6).
Lagi pula, semua pihak sepakat untuk menciptakan suasana damai di Pilgub Jatim. "Tapi kalau dipicu dengan pernyataan Bu Risma seperti itu, kan malah memperkeruh suasana setelah ribu-ribut soal spanduk fitnah itu," ucapnya.
Namun Masnuh juga agak geli kenapa Risma sampai menyebut Cagub Jatim Khofifah Indar parawansa keminter. "Bu Khofifah memang pintar, genius, bukan keminter. Sedikit sekali pemimpin sekelas Khofifah. Apalagi beliau perempuan," tegasnya.
Masnuh menegaskan, ucapan Risma tak hanya melukai pasangan calon. Tapi juga warga Muslimat NU yang memberi sumbangsih besar saat Risma memenangkan Pilwali Surabaya 2015.
"Itu namanya kacang lupa kulitnya. Karena dulu dia minta bantuan ibu-ibu Muslimat NU. Padahal ke depannya dia masih membutuhkan ibu-ibu Muslimat NU. Ini akan berkepanjangan bagi Muslimat NU," tandasnya.
Kalau memang merasa pintar, seharusnya Risma berani maju di Pilgub Jatim. Sehingga bisa diujikompetensikan lewat debat publik terbuka. Masnuh sendiri meragukan Risma bisa mengimbangi Khofifah. "Tapi Bu Risma kan enggak mau maju dengan berbagai alasan. Setelah enggak mau, kok sekarang malah bikin kisruh," tukasnya.
Untuk itu, Masnuh menyarankan agar Risma menetralisir pernyataannya. "Paling tidak menarik ucapannya soal keminter yang sudah melukai pasangan calon serta warga Muslimat NU. Ini agar hubungan Bu Risma dengan Muslimat NU ke depan tetap baik," ucapnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
