
HARLAH PANCASILA: Calon gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf saat menghadiri acara Peringatan Hari Lahir Pancasila dan Silaturahim Tokoh Masyarakat Kota Malang di The Balava Hotel, Kota Malang, Minggu (3/6).
JawaPos.com - Calon gubernur Jawa Timur nomor urut dua Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengajak masyarakat untuk membumikan semangat Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu disampaikannya saat memperingati hari lahir Pancasila bersama ribuan relawan dan tokoh masyarakat se-Kota Malang, Minggu (3/6) siang.
Gus Ipul yang juga menjabat sebagai salah satu Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini mencontohkan semangat Pancasila ini ada pada doa tahlil yang biasa dilakukan umat Islam.
"Sebenarnya, kita selalu mengamalkan Pancasila di dalam kegiatan terkecil kita sehari-hari. Misalnya saat melaksanakan tahlil," kata Gus Ipul saat menghadiri acara Peringatan Hari Lahir Pancasila dan Silaturahim Tokoh Masyarakat Kota Malang di The Balava Hotel, Kota Malang, Minggu (3/6).
Gus Ipul mengatakan, di setiap tahapan Tahlil selalu mencerminkan nilai-nilai Pancasila. Misalnya saja, tahlil yang dibuka dengan bacaan Al-Ikhlas menunjukkan sila pertama, Ketuhanan yang Maha Esa.
"Surat Al-Ikhlas mengandung makna tentang Keesaan Tuhan. Ini cocok dengan sila pertama Pancasila," kata Gus Ipul.
Kedua, kebiasaan duduk bersila yang dilakukan oleh jemaah tahlil, menunjukkan sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Duduk bersila menunjukkan duduk sama rendah, berdiri sama tinggi.
Selanjutnya, jamaah yang datang dari berbagai golongan menunjukkan amalan sila ketiga, Persatuan Indonesia. "Tak mungkin kita datang di pengajian, kita ditanya soal asal atau latar belakang kita. Di acara tahlil, kita menjadi satu," ujar Wakil Gubernur Jawa Timur dua periode ini.
Sila keempat, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyaratan Perwakilan, diwujudkannya dalam pemilihan imam dalam tahlil yang tanpa melalui voting.
"Pasti ribet, kalau milih imam di tahlil, harus melewati voting, apalagi sampai kampanye segala," ujar Gus Ipul yang memantik tawa peserta pertemuan.
Terakhir, sila kelima, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia yang diwujudkan dengan pembagian berkat kondangan. "Nah, ini yang nggak kalah penting. Kalau pas tahlil, kita juga dapat berkat. Kalau nasi, dapat nasi semua. Kalau jajan, dapat jajan semua," ujarnya.
Menurutnya, Indonesia beruntung memiliki Pancasila sebagai dasar negara. Sebab, Pancasila sekaligus menyatukan setiap perbedaan.
"Inilah yang ingin kami sampaikan. Gerakan membumikan Pancasila itu penting dilakukan dalam kehidupan sehari-hari," serunya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
