Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 Mei 2019 | 17.13 WIB

Mudik Gratis Bisa Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Kendaraan roda dua atau sepeda motor kerap dipilih pemudik untuk merayakan Idul Fitri di kampung halaman selain menggunakan sarana transportasi umum. Selain murah, mudik dengan motor banyak menjadi pilihan lantaran dinilai lebih fleksibel menentukan waktu perjalanan tanpa khawatir kemacetan.

Namun, perjalan mudik Lebaran dengan sepeda motor memiliki risiko yang tinggi bagi pemudik. Bahkan, pemudik motor menjadi penyumbang angka kecelakaan lalu lintas yang tinggi di sepanjang rute mudik, terutama di Pulau Jawa.

Terkait hal tersebut, pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia Djoko Setijowarno menilai bahwa salah satu cara mencegah kecelakaan laku lintas yang kerap terjadi di masa mudik Lebaran adalah dengan memanfaatkan Program mudik gratis sepeda motor.

Dirinya menyebut, pemudik sepeda motor tahun ini diperkirakan meningkat 10,7 persen dibanding tahun lalu, yaitu dari 6,1 juta unit pada mudik 2018 menjadi 6,8 juta unit pada tahun ini. Sementara berdasarkan survey yang dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk wilayah Jabodetabek menyebut akan ada 942.621 orang menggunakan sepeda motor untuk mudik.

"Meningkatnya jumlah pemudik sepeda motor tahun ini diperkirakan banyak orang luar Jakarta yang merantau ke Jakarta untuk menjadi pengemudi ojek dari beberapa waktu terakhir ini. Program mudik motor gratis menggunakan truk, KA terutama kapal laut laut masih perlu disosialisasikan, sehingga lebih menarik untuk masyarakat," katanya dalam keterangan tertulisnya kepada JawaPos.com.

Djoko mengatakan bahwa waktu mudik gratis tahun 2018, masih banyak ruang kapal yang masoh kosong, banyak ruang yang tidak terpakai. "Semakin banyak pemudik sepeda motor menggunakan mudik gratis, semakin banyak pula kecelakaan dapat dicegah," imbuhnya.

Berdasarkan data Korlantas Polri, kecelakaan semasa mudik masih didominasi sepeda motor. Tahun 2017 tercatat 2.731 kecelakaan sepeda motor.
Pada 2018, jumlahnya menurun menjadi 1.666 kecelakaan. Hal ini seiring dengan bertambahnya kuota mudik gratis sepeda motor.

Minat mudik gratis menggunakan kapal laut lebih rendah ketimbang mudik gratis sepeda motor dengan KA dan truk. "Perlu dihimbau agar pemudik motor yang ke Jawa Tengah dan sebagian Jawa Timur memanfaatkan kapal laut. Tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, melanjutkan perjalanan bisa lebih pendek dan waktu istirahat bisa lebih lama," katanya.

Sebagai informasi, program mudik gratis sepeda motor sendiri disediakan oleh Kemenhub. Adapun total kuota mudik grstis sepeda motor yakni 4.000 sepeda motor dengan 8.000 penumpang. Kapasitas per kapal 2.000 penumpang.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore