
Personel TNI Polri mengawal keamanan di Mapolsek Ciracas, Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, Sabtu (29/8/2020), usai insiden penyerangan oleh sekelompok orang yang tidak dikenal. (ANTARA/Andi Firdaus).
JawaPos.com - Penyerangan Polsek Ciracas, Jakarta Timur kembali mengejutkan publik. Sebab, lokasi tersebut sempat mendapat serangan serupa pada 11 Agustus 2019 lalu. Akibat serangan itu, kerugian ditaksir mencapai Rp 1 miliar.
Komandan Kodim (Dandim) 0505 Jakarta Timur Kolonel (Kav) Rahyanto Edy Yunianto mengaku belum bisa menyimpulkan apakah kasus kali ini berkaitan dengan penyerangan sebelumnya. Butuh penyelidikan mendalam untuk memastikannya.
"Untuk yang kejadian pertama saya hanya mendengar berita karena saya di sini baru satu bulan. Cuma kemungkinan berkaitan atau tidak, kita juga masih belum tahu," kata Rahyanto di Markas Kodam Jaya Cawang Jakarta Timur, Sabtu (29/8).
Dia menuturkan, Pangdam Jaya Jayakarta saat ini sudah mengintruksikan jajarannya untuk membantu proses penyelidikan. Termasuk mendalami adanya gesekan antara aparat dan aparat, atau aparat dengan masyarakat.
"Tadi sesuai arahan Panglima juga, tadi bilang tolong didalami apa kira-kira motifnya. Apakah ada ketersinggungan antara masyarakat dengan polri atau ketersinggungan TNI dan Polri sampai sekarang belum ada informasi. Kalau kaitan dengan kasus kemarin ya mungkin tidak bisa kita samakan," imbuhnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus pun mengutarakan hal serupa. Dibutuhkan bukti untuk menyimpulkan adanya keterkaitan penyerangan kali ini dengan kasus pada 2018. "Ini masih kita dalami, kami masih melakukan penyelidikan," sambung Yusri.
Sebelumnya, aksi brutal dilakukan sekelompok orang tak dikenal. Dengan menaikki kendaraan bermotor, mereka menyerang Markas Kepolisian Sektor Ciracas, di Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, Sabtu (29/8) dini hari.
Selain merusak sejumlah fasilitas milik polisi dengan benda keras, massa juga dilaporkan melakukan pembakaran.
Dikutip melalui informasi Kebakaran Jakarta Timur, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 02.00 WIB. Sejumlah kendaraan dan gerobak pedagang di Jalan Raya Bogor juga dilaporkan mengalami kerusakan.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
